Showing posts with label Gubernur Lampung. Show all posts
Showing posts with label Gubernur Lampung. Show all posts
Tuesday, June 3, 2014
Harapan Warga kepada Gubernur-Wagub Lampung
Isbedy Stiawan ZS/Teraslampung.com
Bandarlampung—Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Senin (2/6) pagi, melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Ridho Ficardo-Bacahtiar Basri.
Pernyataan yang menarik dari Mendagri Gamawan Fauzi, jangan mempermasalahkan usia muda Gubernur Lampung baru ini. Artinya, meski Ridho Ficardo adalah gubernur termuda di Indonesia, diharapkan pemikirannya tetap dewasa demi membangun Lampung dan mensejahterakan masyarakat di provinsi ini.
Sejumlah warga yang dihubungi umumnya bangga memiliki gubernur yang berusia muda, murah senyum, dan memliki jargon peduli pada rakyat. Karena itu, masyarakat berharap besar kepada gubernur muda ini.
“Seperti janji Gubernur Ridho pada saat kampanye, akan selalu peduli pada rakyat. Akan mensejahterakan rakyat, memuluskan jalan yang ada di daerah ini,” kata Fajar, warga Enggal, Bandarlampung, Selasa (3/6) sore.
Fajar berharap kepada pasangan Ridho-Baktiar dapat merealisasikan apa yang telah menjadi visi dan misinya pada saat mencalonkan sebagai gubernur dan wagub Lampung. “Visi-misi dan janji-janji yang pernah dikatakan saat kampanye, saatnya kini direalisasikan. Sehingga msyarakat tidak kecewa,” katanya lagi.
Terpisah, Ketua Himpunan Pedagang Kaki Lima Bambu Kuning Zulkarnain, S.E. mengharapkan pada gubernur baru, Ridho Ficardo, peduli kepada pedagang bermodal kecil. ‘Masudnya tertibkan pasar tradisonal seperti Bambu Kuning, Pasar Smep, dan lain-lain. Terutama renovasi pasar yang sampai sekarang belum selesai karena dampaknya pada pedagang dan pembeli,” kata Zulkarnain.
Dia juga menyinggung Bambu Kuning Square (BKS) yang sampai sekarang belum beroperasi maksimal. Dikatakannya, BKS merupakan gagasan para pedagang kaki lima (PKL) Bambu Kuning yang selalu tergusur. Kemudian, melalui HPKLB para PKL Bambu Kuning sepakat membangun pasar tradisional bercitra modern.
“Namun, pedagang dari HPKL BK justru tak mendapat bagian di BKS,” ucap Zulkarnain lagi. Padahal, menurut dia, BKS dapat dijadikan ikon pasar tradisional bercitra modern di Lampung. Pasar tradisional BKS ini juga bisa dijadikan bagi objek wisata seperti Pasar Sukowati di Bali, pasar tradisional di Bukitting, katanya.
Sementara salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, ditemui Selasa (3/6) siang, menaruh harapan besar kepada gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik. “Gubernur Ridho masih muda, baru 33 tahun, namun pendampingnya—Bakhtiar—adalah karier di birokratnya sudah berpengalaman. Jadi, saya yakin Lampung akan maju, baik di birokratnya maupun yang lainnya,” katanya.
Sedangkan seniman Lampung mengharapkan kepada gubernur yang baru agar peduli bagi pengembangan dan kemajuan kesenian (kebudayaan) di daerah ini. Di Lampung, kata Syaiful Irba Tanpaka, baru dibangun Gedung Dewan Kesenian Lampung.
Gedung yang diperuntukkan secretariat DKL dan ruang pertunjukan seni itu, kata dia, belum diresmikan. Karena fasilitasi di dalam gedung, seperti meubeler dan sebagainya belum terisi. Jadi, peresmian pun masih tertunda.
“Karena itu, harapan seniman gedung kesenian di komplek PKOR Way Halim segera diresmikan oleh gubernur yang baru,” ujarnya.
Sunday, June 1, 2014
Polda Kerahkan 1.050 Personel Amankan Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung
Zaenal Asikin/Teraslampung.com
BANDARLAMPUNG - Kepolisian daerah (Polda) Lampung mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan jalannya acara pelantikan Gubernur Lampung Ridho Ficardo-Bachtiar Basri di Gedung DPRD Lampung, Senin besok (2/6). Sebanyak 1.050 personel dilibatkan untuk pengamanan mulai kediaman Gubernur Lampung terpilih Ridho Ficardo di perumahan Villa Citra, Bandarlampung, hingga Gedung DPRD.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Sulityaningsih mengatakan, personel yang dikerahkan dalam pengamanan adalah gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, dan BKO Lampung Selatan.
"Pengaman ini juga dibantu dari Polres Lampung Selatan sebanyak satu pleton, personel ini mengamankan di Bandara Radin Inten II untuk pengamanan para tamu undangan dan pejabat pusat yang hadir dalam pelantikan tersebut. Selain di Bandara Radin Inten II, pengamanan juga dilakukan di Hotel Novotel, dan Hotel Sheraton tempat para tamu menginap," tutur Sulis kepada wartawan, Minggu (1/6).
Dijelaskannya, 1.050 personel yang dipersiapkan itu terdiri dari 608 personel dari Polda, dan 442 personel dari Polresta Bandar Lampung termasuk dari Satuan Brigadir Mobile (Brimob). Selain itu juga di siapkan dua unit kendaraan ABC penembus blokade Direktorat Sabhara Polda Lampung, dua unit bariel, dua unit baracuda watercanon, satu unit Pengamanan Objek Vital dan satu pleton personel antihuru-hara. Pengamanan juga disiapkan dari pemerintahan yakni dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
"Dari personel yang diturunkan, untuk pengamanan didalam area kantor gubernur dan gedung DPRD Provindi Lampung, salah satunya berasal dari tim penjinak bom (Jibom) Brimob. Ya ada dua unit penjinak bom yang ditempatkan di lokasi pelantikan, tim penjinak bom ini ditempatkan dan disiagakan sebagai bentuk antisipasi ancaman teror pada saat pelantikan nanti," kata Sulis.
Untuk mengamankan perjalanan Ridho dan Bachtiarm Polda Lampung mengerahkan 27 kendaraan taktis lalu lintas roda empat dan 16 unit roda dua. Anggota nantinya akan ditempatkan pada titik-titik rute rombongan.
Sore ini (Minggu, 1/6) polisi menggelar simulasi pengamanan proses pelantikan gubernur, para personel Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung mengikuti apel persiapan di Lapangan Korpri.
"Simulasi ini dengan rute perjalanan dari kediaman Gubernur Lampung terpilih, Ridho Ficardo di Villa Citra dan tempat wakil gubernur terpilih Bakhtiar Basri di Hotel Novotel menuju ke Gedung DPRD Provinsi Lampung," tandasnya.
![]() |
| Kantor DPRD Lampung |
Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Sulityaningsih mengatakan, personel yang dikerahkan dalam pengamanan adalah gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, dan BKO Lampung Selatan.
"Pengaman ini juga dibantu dari Polres Lampung Selatan sebanyak satu pleton, personel ini mengamankan di Bandara Radin Inten II untuk pengamanan para tamu undangan dan pejabat pusat yang hadir dalam pelantikan tersebut. Selain di Bandara Radin Inten II, pengamanan juga dilakukan di Hotel Novotel, dan Hotel Sheraton tempat para tamu menginap," tutur Sulis kepada wartawan, Minggu (1/6).
Dijelaskannya, 1.050 personel yang dipersiapkan itu terdiri dari 608 personel dari Polda, dan 442 personel dari Polresta Bandar Lampung termasuk dari Satuan Brigadir Mobile (Brimob). Selain itu juga di siapkan dua unit kendaraan ABC penembus blokade Direktorat Sabhara Polda Lampung, dua unit bariel, dua unit baracuda watercanon, satu unit Pengamanan Objek Vital dan satu pleton personel antihuru-hara. Pengamanan juga disiapkan dari pemerintahan yakni dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
"Dari personel yang diturunkan, untuk pengamanan didalam area kantor gubernur dan gedung DPRD Provindi Lampung, salah satunya berasal dari tim penjinak bom (Jibom) Brimob. Ya ada dua unit penjinak bom yang ditempatkan di lokasi pelantikan, tim penjinak bom ini ditempatkan dan disiagakan sebagai bentuk antisipasi ancaman teror pada saat pelantikan nanti," kata Sulis.
Untuk mengamankan perjalanan Ridho dan Bachtiarm Polda Lampung mengerahkan 27 kendaraan taktis lalu lintas roda empat dan 16 unit roda dua. Anggota nantinya akan ditempatkan pada titik-titik rute rombongan.
Sore ini (Minggu, 1/6) polisi menggelar simulasi pengamanan proses pelantikan gubernur, para personel Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung mengikuti apel persiapan di Lapangan Korpri.
"Simulasi ini dengan rute perjalanan dari kediaman Gubernur Lampung terpilih, Ridho Ficardo di Villa Citra dan tempat wakil gubernur terpilih Bakhtiar Basri di Hotel Novotel menuju ke Gedung DPRD Provinsi Lampung," tandasnya.
Tuesday, May 20, 2014
Sebanyak 1.049 Personel Siap Amankan Pelantikan Gubernur Lampung
![]() |
| AKBP Sulistyaningsih |
BANDARLAMPUNG - Polda Lampung mengerahkan 1.049 personel untuk mengamankan pelantikan Gubernur Lampung terpilih pada 2 Juni 2014 mendatang.
Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, ada tiga titik konsentrasi pengamanan kepolisian. Yakni di kediaman gubernur terpilih Ridho Ficardo di Perumahan Villa Citra, Bandarlampung. Kedua, di Hotel Novotel tempat penginapan pasangan cagub dan Gedung DPRD Provinsi Lampung tempat terlaksananya prosesi pelantikan. Ketiga, di kantor DPRD Lampung Jl. Rober Wolter Monginsidi Bandarlampung.
"Besok akan dilakukan gladiresik pengamanan, titik-titik yang diamankan adalah titik rawan yang didatangi krumunan massa," kata Sulistyaninsih.
Sulistyaningsih mengaku pihaknya akan memperketat pengamanan baik di luar maupun di dalam gedung pelantikan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Ketua pemenangan pasangan Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri, Fajrun Najah Ahmad, mengatakan kemenangan yang diraih oleh pasangan tersebut merupakan kemenangan rakyat.
Sebelumnya pasangan Ridho-Bakhtiar digugat oleh pengacara dari pasangan Herman HN-Zainuddin Hasan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pasangan Herman-Zainudin menuding adanya politik uang dalam kemengan Ridho-Bakhtiar yang didukung oleh perusahaan Sugar Group.
Selain itu, timses Herman-Zainuddin juga menggugat penyelenggara pemilu karena dianggap tidak profesional dalam menjalankan tahapan pemilu. Sidang putusan MK seminggu lalu menolak gugatan termohon dan memutuskan pasangan Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri sebagai pemenang dalam pemilihan Gubernur Lampung pada 9 April 2014 lalu.
Herman HN yang kalah dalam Pilgub kini sudah mau legowo dan menerima kekalahannya. Ia berjanji akan taat hukum dan mendukung gubernur baru.
Subscribe to:
Posts (Atom)


