Showing posts with label Api Muneh. Show all posts
Showing posts with label Api Muneh. Show all posts

Thursday, March 27, 2014

Ratusan Ribu Surat Suara Pilgub Disimpan di Rumah Penduduk, Bawaslu akan Klarifikasi ke KPU Tanggamus

Fatikhatul Khoiriyah
Adi Nur Pracoyo,Siti Qodratin /Teraslampung.com

Bandarlampung—Sebanyak 464 ribu surat suara pemilihan gubernur Lampung yang ada di 116  ditemukan berada di rumah warga Kotaagung, Kabupaten Tanggamus. 

Ratusan dus itu disimpan di rumah rumah Sugiono, warga Dusun Talang Aman, Desa Umbul Buah,Kecamatan Kotaagung Timur,Kabupaten Tanggamus. Menurut aturan, ratusan ribu surat suara itu disimpan di gudang KPU Tanggamus, yang jaraknya sekitar satu kilometer dari kantor KPU.

Fatikhatul Khoiriyah, Ketua Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Lampung, mengatakan pihaknya akan meminta klarifikasi temuan tersebut. Menurut dia, seharusnya surat suara itu disimpan di gudang KPU.

“Di rumah itu ada 464 ribu surat suara dikemas dalam 116 dus dengan perincian satu dus berjumlah 4.000 surat suara. Kami khawatir, surat suara itu disalahgunakan. Jadi tidak ada alasan bahwa rumah itu steril,” kata Fatikhatul.

Ketua KPU Tanggamus, Yusro, mengatakan rumah milik Sugiono memang sudah disewa oleh KPU Tanggamus untuk menyimpan surat suara pilgub Lampung.

“Kami memang menyewa rumah itu. Kami yakinkan bahwa rumah itu steril. Tidak ada alasan lain selain karena gudang kami sudah tidak cukup untuk  menyimpang logistik pemilu dan pilgub. Gudang KPU Tanggamus sudah tidak bisa menampung logistik pilgub dan pileg. Makanya, kami menyewa rumah penduduk,” kata Yusro.

Sementara itu di Kota Jayapura, Papua, beberapa waktu lalu, ribuan kotak suara milik KPU Kota Jayapura yang disimpan di gudang penyewaaan hilang. Kotak suara yang nilainya ratusan juta rupiah itu dijual oleh pemlik gudang. Hingga kini penjual kotak suara tersebut masih berstatus buron.

Monday, March 24, 2014

Jokowi 'Menampar' Gubernur Lampung Dua Kali

Jokowi di Lapangan Kampung Tua, Tulangbawang
Bandarlampung—Kampanye terbuka di dua tempat di Lampung, Sabtu lalu (22/3), Jokowi yang menjadi juru kampanye nasional PDIP melakukan dua "tamparan" kepada Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. Tamparan pertama dilakukan Jokowi saat kampanye di Lapangan Desa Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu pagi (22/3).

“Pemilu 2014 ini bapak dan ibu sekalian harus hati-hati memilih. Sebab, kalau salah bapak dan ibu sekalian akan merasakan akibatnya hingga lima tahun ke depan. Jadi, sekarang jangan pilih lagi agar jalan-jalan di sekitar sini menjadi bagus,” kata Jokowi,yang langsung mendapatkan tepuk tangan ribuan peserta kampanye PDIP.

“Kalau pemimpinnya benar,tidak mungkin akan ada jalan-jalan yang rusak. Saya tadi ke sini sengaja melewati jalan rusak,” kata Jokowi.

Soal jalan rusak kembali diungkap Jokowi ketika kampanye di Lapangan Kampung Tua, Menggala, Kabupaten Tulangbawang, sore harinya. Saat itu Gubernur Lampung Sjachroedin ZP yang juga  menjadi juru kampanye nasional PDIP tidak tampak batang hidungnya. Padahal, sebelumnya Sjachroedin dikabarkan sudah tiba di Lapangan Kampung Tua dengan naik helikopter.

Jalan-jalan rusak parah yang dilalui rombongan Jokowi tak lain adalah jalan provinsi yang menjadi tanggung jawab Pemprov Lampung. Entah Jokowi menyadari hal itu atau tidak. Yang pasti saat itu Gubernur Sjachroedin tidak ada di antara para jurkam PDIP. Padahal, sebenarnya Sjachroedin juga dijadwalkan ikut kampanye di Lapangan Seputih Raman, Lampung Tengah, dan Lapangan Kampung Tua, Kabupaten Tulangbawang. (Oyos Saroso HN)

Baca Juga: Tujuh Tahun Jalan Tirtayasa Rusak Parah
Baca Juga: Jalan (tak) Mulus