Showing posts with label KPUD Way Kanan. Show all posts
Showing posts with label KPUD Way Kanan. Show all posts
Monday, April 7, 2014
KPUD Way Kanan Distribusikan Logistik Pileg dan Pilgub
Naquib Revolusi/Teraslampung.com
Way Kanan—KPUD Way Kanan masih mendistribusikan logistik Pileg dan Pilgub untuk kecamatan terjauh. Senin (7/4) adalah hari kedua pendistribusian, dan dipastikan besok (8/4) sudah selesai.
“Dipastikan pada pelaksanaan pemilu, 9 April 2014, sudah tidak ada masalah,” kata Ketua KPUD Way Kanan Iskardo P. Panggar, Senin (7/4).
Menurut Iskardo, pada pelaksanaan Pemilu, 9 April mendatang, logistik sudah berada di 830 TPS tersebar di Kabupaten Way Kanan. Pendistribusian logistik dilaksanakan sejak Minggu kemarin.
“Saya pastikan Pileg dan Pilgub di Way Kanan akan berjalan damai dan lancer,” katanya.
Pendistribusian logistik Pileg dan Pilgub berupa kotak suara, bilik suara, serta dokumen sudah mulai didistribusikan oleh KPU Way Kanan.
Pada Minggu kemarin, KPUD mendistribusikan logistik ke kecamatan terjauh, sebanyak tujuh kecamatan antara lain Kecamatan Pakuon Ratu, Negeri Besar, Negara Batin, Rebang Tangkas, Bahuga, Buai Bahuga, dan Kecamatan Bumi Agung.
Sedangkan hari ini, logistic pemilu didistribusikan ke tujuh kecamatan, yaitu Blambangan Umpu, Negeri Agung, Baradatu, Ggunung Labuhan, Kasui dan Banjit. “Sementara satu kecamatan seperti Way Truba akan didistribusikan Selasa (8/4) besok.
Dikatakan Iskardo, pendistibusian ini dikawal ketat oleh kepolisian Polres Way Kanan, dengan menerjunkan dua personel kepolisian di setiap kampung, dan dikawal oleh panitia pemilihan kecamatan masing-masing. (Editor: Isbedy Stiawan ZS)
Kapolres Way Kanan Cek Distribusi Kotak Suara
Blambangan Umpu--Kapolres Waykanan AKBP Kunto Prasetya (kiri) didampingi Kanit Polmas Sat Binmas Bripka Cucu Ahyani Sutarsa (kanan), di Blambangan Umpu, Senin (7/4) melakukan pengecekan pendistribusian kotak suara pemilu legislatif dan pilgub.Senin ini merupakan hari terakhir KPUD Waykanan melaksanakan pendistribusian kotak suara untuk tujuh kecamatan di Way Kanan. (Foto Humas Polres Waykanan).
Saturday, April 5, 2014
Pemilu 2014 di Way Kanan, Tiap PPK Dijaga Lima Polisi
Blambangan Umpu, teraslampung.com--Pada tadi, Minggu (6/4) Polres Way Kanan dan KPUD Way Kanan menyiapkan kegiatan pengawalan kotak suara Pemilu 2014 dikantor KPUD Way Kanan di Blambangan Umpu. Persiapan dilakukan dengan pembagian tugas pengawalan.
Pengawalan dilakukan dengan perincian satu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan dijaga oleh seorang perwira dan empat anggota Polri dari Polres Way Kanan. Mereka bertugas kotak suara dari KPUD Way Kanan ke masing-masing PPK di Kabupaten Way Kanan.
Kapolres Way Kanan AKBP Kunto P, S.I.K. dan Ketua KPUD Way Kanan Iskardo P.Panggar memimpin langsung koordinasi persiapan pengawalan kotak suara tersebut. (Foto kiriman Bripka Cucu Ahyani Sutarsa/Polres Way Kanan)
Pengawalan dilakukan dengan perincian satu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan dijaga oleh seorang perwira dan empat anggota Polri dari Polres Way Kanan. Mereka bertugas kotak suara dari KPUD Way Kanan ke masing-masing PPK di Kabupaten Way Kanan.
Kapolres Way Kanan AKBP Kunto P, S.I.K. dan Ketua KPUD Way Kanan Iskardo P.Panggar memimpin langsung koordinasi persiapan pengawalan kotak suara tersebut. (Foto kiriman Bripka Cucu Ahyani Sutarsa/Polres Way Kanan)
Tuesday, March 25, 2014
Nahdliyin Muda Way Kanan Dukung Pemilu Damai dan Berkualitas
Syailendra Arif/Teraslampung.com
Blambangan Umpu—Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Way Kanan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Waykanan Lampung menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung terwujudnya pemilu damai berkualitas di Way Kanan, Selasa (15/3). Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Ponpes Roudhotul Mutaqin asuhan KH Rofiul Bashori Ans di Kampung Bumiagung, Way Kanan.
Dalam nota kesepahaman tersebut, GP Ansor diwakili Ketua GP Ansor Way Kanan Supri Iswan, sementara KPU Waykanan diwakili anggota KPUD Way Kanan Sukindra.
Erwan Bustami, komisioner KPU Waykanan, berharap organisasi pemuda di Way Kanan layak mencontoh GP Ansor dalam berpartisipasi menciptakan Pemilu damai berkualitas. "Dari beberapa organisasi kepemudaan yang ada di Waykanan, baru GP Ansor yang melakukan langkan cerdas ini," kata Erwan Bustami.
Nota kesepahaman itu berisi sembilan poin. Antara lain, pertama,GP Ansor Waykanan memegang teguh khitah NU 1926. Kedua, GP Ansor Waykanan mengajak masyarakat untuk tetap menciptakan perdamaian.
Ketiga, GP Ansor Waykanan siap mengawal dan mewujudkan Pemilu damai 2014.Keempat, GP Ansor Waykanan menjamin kebebasan hak azasi setiap anggotanya untuk memilih sesuai pilihannya. Kelima, GP Ansor Waykanan tidak memihak calon atau partai peserta Pemilu 2014.
Keenam, GP Ansor Waykanan mengimbau kader dan masyarakat menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2014. Ketujuh, GP Ansor Waykanan mengharapkan kadernya untuk menjadi pemilih cerdas, yakni dengan memilih caleg berdasarkan rekam jejak dan kapasitasnya. Kedelapan, GP Ansor Waykanan mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan NKR. Kesembilan, GP Ansor Waykanan mengimbau kader dan masyarakat menolak politik uang demi menciptakan Pemilu 2014 yang bersih berkualitas.
Erwan berharap dengan adanya peran serta Ansor, partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 mencapai 80 persen.
Terkait dengan pelaksanaan pemilu 2014, Erwan mengingatkan bahwa kertas suara dengan warna hijau untuk memilih anggota DPRD Kabupaten Waykanan, biru untuk memilih anggota DPRD Provinsi, kuning untuk memilih anggota DPR RI,dan kertas suara merah untuk memilih anggota DPD RI dari Lampung.
Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan mengatakan GP Ansor mendorong terciptanya Indonesia damai karena Pemilu 9 April mendatang akan menentukan nasib bangsa pada lima tahun ke depan.
“Kader Ansor tidak patut menjual harga dirinya dengan nominal berapa pun. Jangan pula pilih kucing dalam karung. Cermati dengan jelas kapasitas calon legislatif yang akan dipilih," kata dia.
Dalam nota kesepahaman tersebut, GP Ansor diwakili Ketua GP Ansor Way Kanan Supri Iswan, sementara KPU Waykanan diwakili anggota KPUD Way Kanan Sukindra.
Erwan Bustami, komisioner KPU Waykanan, berharap organisasi pemuda di Way Kanan layak mencontoh GP Ansor dalam berpartisipasi menciptakan Pemilu damai berkualitas. "Dari beberapa organisasi kepemudaan yang ada di Waykanan, baru GP Ansor yang melakukan langkan cerdas ini," kata Erwan Bustami.
Nota kesepahaman itu berisi sembilan poin. Antara lain, pertama,GP Ansor Waykanan memegang teguh khitah NU 1926. Kedua, GP Ansor Waykanan mengajak masyarakat untuk tetap menciptakan perdamaian.
Ketiga, GP Ansor Waykanan siap mengawal dan mewujudkan Pemilu damai 2014.Keempat, GP Ansor Waykanan menjamin kebebasan hak azasi setiap anggotanya untuk memilih sesuai pilihannya. Kelima, GP Ansor Waykanan tidak memihak calon atau partai peserta Pemilu 2014.
Keenam, GP Ansor Waykanan mengimbau kader dan masyarakat menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2014. Ketujuh, GP Ansor Waykanan mengharapkan kadernya untuk menjadi pemilih cerdas, yakni dengan memilih caleg berdasarkan rekam jejak dan kapasitasnya. Kedelapan, GP Ansor Waykanan mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan NKR. Kesembilan, GP Ansor Waykanan mengimbau kader dan masyarakat menolak politik uang demi menciptakan Pemilu 2014 yang bersih berkualitas.
Erwan berharap dengan adanya peran serta Ansor, partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 mencapai 80 persen.
Terkait dengan pelaksanaan pemilu 2014, Erwan mengingatkan bahwa kertas suara dengan warna hijau untuk memilih anggota DPRD Kabupaten Waykanan, biru untuk memilih anggota DPRD Provinsi, kuning untuk memilih anggota DPR RI,dan kertas suara merah untuk memilih anggota DPD RI dari Lampung.
Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan mengatakan GP Ansor mendorong terciptanya Indonesia damai karena Pemilu 9 April mendatang akan menentukan nasib bangsa pada lima tahun ke depan.
“Kader Ansor tidak patut menjual harga dirinya dengan nominal berapa pun. Jangan pula pilih kucing dalam karung. Cermati dengan jelas kapasitas calon legislatif yang akan dipilih," kata dia.
Saturday, March 15, 2014
Deklarasi Pemilu Damai di Way Kanan: Pemimpin Parpol Goyang Bersama
![]() |
| Ketua PDC Hanura Way Kanan, Yozi Rizal, menandatangani Deklarasi Pemilu Damai, di Blambangan Umpu, Sabtu (15.3) |
Blambangan Umpu—Para pemimpin partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 bergoyang bersama di panggung "Deklarasi Pemilu Damai" KPU Kabupaten Waykanan di Blambangan Umpu, Sabtu (15/3). bergantian bernyanyi menyemarakkan acara sebelum penandatanganan "Deklarasi Pemilu Damai" berlangsung di halaman KPU setempat.
Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB itu diawali dengan karnaval di sekitar Blambanganumpu, dan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Damai Pemilu 2014 oleh para ketua partai politik di daerah itu.
"Kemarin memang sudah ada kegiatan serupa, namun pelaksananya pemerintah daerah. Adapun kegiatan besok memang kegiatan KPU di seluruh Indonesia," kata Ketua KPU Way Kanan, Iskardo P. Panggar.
Selain terjadi peningkatan partisipasi pemilih, Iskardo berharap dengan menggelar acara tersebut diharapkan berharap menjadi ajang silaturahmi para pemimpin dan pengurus parpol dengan masyarakat.
"Aman dunia ini," kata Bupati Bustami Zainudin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Waykanan disela menyanyikan lagu dangdut.
Selain Bustami, tampak juga Ketua PKB Syeh Ajeman, Ketua Partai Golkar Marsidi Hasan, Ketua Partai Gerindra Abdul Haris Nasution, Ketua Partai Demokrat Raden Adipati Surya, Ketua PPP Maharatu, Partai Hanura Yozi Rizal, PBB Edi Gunawan dan PKPI Dul Muit.
"Demokrasi adalah keniscayaan, dan itu adalah hal yang harus dilakukan di negeri ini," kata Ketua KPU Waykanan Iskardo P Panggar didampingi komisioner, Darul Hafiz, Sukindra dan Erwan Bustami.
Deklarasi Pemilu Damai itu diwujudkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan para pemimpin parpol untuk: pertama, saling menghormati antara masing-masing Partai Politik Peserta Pemilu 2014 dalam melaksanakan kegiatan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kedua, tunduk dan taat kepada peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye setra akan menjaga ketertiban dan kondusifitas dalam setiap kegiatan kampanye.Lantas menghormati kebebasan pers untuk mencari dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan kode etik jurnalistik dan kode etik penyiaran.
Ketiga, menyelesaikan masalah yang terjadi dengan jalan musyawarah mufakat dan menghindari segala bentuk kekerasan,intrik,intimidasi dan provokasi untuk meraih kemenangan.
Keempat, tidak melakukan praktek jual beli suara, menipulasi suara dan penyuapan kepada pemilih dan penyelenggara pemilihan umum dalam bentuk apapun. Lalu menghormati proses pemungutan dan penghitungan suara yang di lakukan oleh KPU Kabupaten Waykanan.
Kelima, menerima dengan ikhlas hasil ahir proses peungutan dan penghitungan suara yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Waykanan dan berkewajiban menyampaikan isi deklarasi kepada seluruh kader dan simpatisan partai politik masing-masing.
Sebelum seremonial "Deklarasi Pemilu Damai", karnaval diikuti sekitar 1.000 orang dari 12 partai politik, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), lalu kelompok kuda lumping "Mekar Bhakti" dari Kampung Umpu Bhakti dan drum band dari MIN Blambangan Umpu Waykanan digelar untuk menngkatkan partisipasi pemilih.
"Kami undang perwakilan 12 partai politik peserta Pemilu 2014 untuk ikut karnaval. Setiap partai politik diminta menghadirkan sepuluh orang," kata Iskardo.
Pemilu 2014 di Waykanan dengan daftar pemilih tetap mencapai 335.389 jiwa terdiri atas laki-laki sebanyak 172.742 jiwa dan perempuan 162.647 jiwa.
Sebanyak 40 kursi DPRD Kabupaten diperebutkan 378 orang calon anggota legislatif, yaitu 150 perempuan dan 228 laki-laki dari lima daerah pemilihan.
Pada pesta demokrasi berlangsung 9 April mendatang, KPU Waykanan dibantu 70 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau masing-masing kecamatan 5 orang dan 666 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Thursday, March 13, 2014
Pemilu di Way Kanan Diyakini Lancar dan Aman
Syailendra Arif/Siti Qodratin/Teraslampung.com
![]() |
| Ketua KPU Way Kanan Iskardo P. Panggar |
Blambangan Umpu—Ketua KPU Way Kanan Iskardo P. Panggar yakin Pemilu 2014 di Kabupaten Way Kanan akan berlangsung lancar dan aman. Keyakinan Iskardo itu didasari makin banyaknya dukungan dari masyarakat kepada penyelenggara pemilu dan komitmen semua parpol untuk mendukung pemilu damai.
“Terwujudnya pemilu damai 2014 oleh 12 partai politik dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) yang digelar di Blambangan Umpu, beberapa waktu lalu merupakan energi positif. Hal itu kami merasa tidak sendirian. Deklarasi itu semakin membuktikan bahwa pemilu bukan menjadi agenda KPU," kata Iskardo P. Panggar, di Blambangan Umpu, Kamis (13/3).
“Terwujudnya pemilu damai 2014 oleh 12 partai politik dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) yang digelar di Blambangan Umpu, beberapa waktu lalu merupakan energi positif. Hal itu kami merasa tidak sendirian. Deklarasi itu semakin membuktikan bahwa pemilu bukan menjadi agenda KPU," kata Iskardo P. Panggar, di Blambangan Umpu, Kamis (13/3).
Menurut Iskardo dalam Pemilu 2014 di Waykanan terdapat pemilih tetap sejumlah 335.389 jiwa, laki-laki sebanyak 172.742 orang dan perempuan sejumlah 162.647 orang. Sementara jumlah calon legislatif yang akan ‘bertarung’ ada 378 orang, terdiri atas 150 perempuan dan 228 laki-laki dari lima daerah pemilihan. Mereka akan memperebutkan 40 kursi DPRD Kabupaten.
“Ada 12 yang ikut pemilu. Mereka sudah mengamanahkan pada penyelenggara untuk berangkulan mensukeskan pesta demokrasi itu,” kata dia.
Iskardo mengatakan, demokrasi merupakan sebuah keniscayaan dan harus ada di Indonesia. Selain bertugas menjadi penyelenggara pemilu, menurut Iskardo, KPU Waykanan bersama Panwas melakukan pendidikan politik juga melakukan pendidikan politik kepada masyarakat agar masyarakat memilih wakil-wakilnya secara cermat dan rasional.
Subscribe to:
Posts (Atom)




