Showing posts with label Kabupaten Way Kanan. Show all posts
Showing posts with label Kabupaten Way Kanan. Show all posts

Tuesday, May 13, 2014

LPJ Bupati Way Kanan: PAD 2013 Terealisasi 100 Persen Lebih

 Bustami Bangga dengan Predikat WTP dari BPK


Paripurna Penyampaian Raperda tentang laporan  pertanggungan jawaban (LPJ) pelaksanaan APBD tahun 2013 di Gedung DPRD Way Kanan, di Blambangan Umpu, Selasa (13/5/2014)
Aan Frimadona Rosa/Teraslampung.com

WAY KANAN - Meski hanya dihadiri 23 dari 40 anggota DPRD Way Kanan, sidang paripurna dengan agenda Penyampaian Raperda tentang Laporan  Pertanggunganjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Tahun 2013 di Gedung DPRD,  Blambangan Umpu, Selasa,13/5 berlangsung lancar. DPRD Way Kanan pun menerima LPJ Bupati Way Kanan dengan baik.

Dalam laporannya Bupati Waykanan Bustami Zainudin mengatakan Pemkab Way Kanan patut bangga dengan diperolehnya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP dari BPK  RI untuk yang ke 4 kalinya secara berturut-turut.

"Prestasi ini tentunya sangat membanggakan bagi pemerintah dan rakyat Way Kanan dan menjadi Kado istimewa pada hari ulang tahun ke-15 Kabupaten Way Kanan," ujar Bustami Zainudin.

Bupati menambahkan, realisasi anggaran tahun 2013 terealisasi sebesar Rp757.54  milyar dari anggaran sebesar 849.47 miliar atau sekitar 89.18 persen. Sementara sisi pendapatan terealisasi Rp778.38 miliar dari Rp794.88 miliar yang ditargetkan.

"Realiasi pendapatan. Sekitar 97.92 persen dari target itu bersumber dari PAD, pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan sah,"  kata Bustami.

Perincian pendapatan diperoleh dari realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2013 sebesar Rp24,83 miliar dari target Rp23,46 miliar atau terealisasi 105,83 persen. Dana itu berasal dari pajak daerah Rp7,3 miliar, retribusi daerah Rp7,90 miliar, pengolahan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp1,6. miliar dan lain pendapatan sah sebesar Rp7,9 miliar.

Sumber pendapatan lainnya bersumber dari dana transfer sebesar753.55 miliar, dana perimbangan Rp651.61 miliar, serta realisasi dana penyesuaian dari pemerintah pusat sebesar Rp74.23 miliar.

Bustami juga menyatakan dari segi belanja terealisasi. Sebesar 757.54 milyar dengan rincian meliputi belanja operasi 555.48 miliar,  belanja modal 201.63 milyar, dan. Belanjaanggaran takterduga sebesar. 426.43 miliar.


Sunday, May 11, 2014

Sebanyak 150 Orang Ikuti Seleksi Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Berrprestasi


WAY KANAN, Teraslampung.com – Sebanyak 150 guru, kepala sekolah dan pengawas dari tiap jenjang pendidikan mulai TK, SD,SMP,SMA dan SMK dari 14 kecamatan mengikuti seleksi Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Berprestasi, di SDN Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Senin (12/5).

Pemilihan Guru, kepala sekolah dan pengawas perwakilan kecamatan yang berprestasi diuji melalui serangkaian tes. Yakni tes tertulis, kepribadian, kompetensi, wawancara,  dan penilaian portopolio.

Kegiatan yang yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan tersebut merupakan bagian dari upaya memacu kinerja dengan mengasah dan menggali potensi dan kreativitas untuk pendidikan.Utamanya bagi pendidik dan tenaga kependidkan  baik itu guru, kepala sekolah, pengawas.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Way Kanan, Sugiharto Pandu, M.Pd. , mengatakan peserta seleksi  berprestasi akan diambil dari masing masing jenjang pendidikan serta pengawas dari terbaik 1,2 dan 3  kemudian bagi peserta terbaik satu nantinya akan mewakili kabupaten pada tingkat provinsi.

”Pengumum hasil seleksi rencananya akan di umumkan pada sore ini juga (Senin, 12/5),” kata Sugiharto.

Sebelumnya,  pada akhir tahun 2013 salah satu pendidik dan tenaga kependidikan dari Kabupaten Way Kanan menerima penghargaan nasional dan diundang ke Istana Negara pada Agustus 2013.

Pawit Abimaba, guru berprestasi tersebut, adalah guru SMPN 4 Baradaratu yang lolos menjadi guru  berprestasi dari jenjang pendidikan kesetaran. Ia juga juara pertama Tutor Program Paket C1 tahun 2013 tutor tingkat Provinsi Lampung. Prestasinya itu mengantar Pawit diberi kesempatan berkunjung ke Korea Selatan untuk melakukan studi banding di bidang pendidikan.

“Kegiatan ini juga akan lebih memacu agar Kabupaten Way kanan  pada tahun ini dapat menorehkan  kembali prestasinya untuk bidang pendidkan pada tingkat nasional bahkan internasional,” kata Sugiharto. (Aan Frimadona Rosa)

Saturday, May 10, 2014

Hari Jadi Way Kanan Diperingati dengan Festival Kuda Kepang

Aan Frimadona Rosa/Teraslampung.com

Festival Kuda Kepang di Way Kanan (Ist)
WAY KANAN – Untuk memperingati jari jadi Kabupaten Way Kanan dan Hari Pendidikan Nasional, Pemkab Way Kanan menggelar serangkaian kegiatan kesenian. Salah satunya adalah Festival Kuda Kepang yang diikuti 20 sanggar  kesenian kuda kepang dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Way Kanan, Sabtu (10/5).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Sukamaju, Kecamatan Bumi Agung, itu dihadiri ribuan  warga  Way Kanan. Hadir pula sejumlah  pejabat daerah, guru, dan pelajar dari berbagai kecamatan di Way Kanan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Way Kanan, Gino Vanolie, mengatakan Festival Kuda Kepang atau biasa disebut kuda lumping merupakan upaya melestarikan budaya Nusantara. Maka, kata Gino, yang terpenting pada festival tersebut bukanlah siapa pemenangnya.

“Seni kuda kepang merupakan salah satu seni budaya Nusantara yang perlu dilestarikan. Ikut festival berarti turut melestarikan aset kebudayaan. Pentas kesenian ini diharapkan bukan hanya menjadi tontonan, tetapi tuntutan dalam kehidupan,” mantan aktivis kesenian kampus Universitas Lampung itu.

Tuesday, May 6, 2014

Massa Tuntut KPUD Way Kanan Gelar Pemilihan Ulang



Ratu Ulangan, Syalendra Arif/Teraslampung.com




Way Kanan—Seratusan warga Kecamatan Gunung Labuhan dan Baradatu, Way Kanan, mendatangi kantor KPUD setempat, Selasa (6/5). Unjuk rasa seratusan warga itu dimulai dengan longmach sepanjang 1 km menuju Kantor KPUD Way Kanan seraya membawa keranda dan gambar ketua KPU.

Massa menuntut penyelenggara pemilu tersebut menggelar pemilihan ulang di Dapil 2 (79 TPS) Kecamatan Baradatu. Tuntutan didasari temuan formulir C1, dan dugaan pengelembungan di tiga kecamatan yaitu Kasui, Baradatu, dan Gunung Labuhan.

Dalam orasinya, pendemo menuding KPU melakukan kecurangan yang terstruktur dan massif. Karena itu, pemilihan legislatif (pileg), khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, harus diulang.

Massa juga mendesak Panwaslu setempat mundur dari jabatan, karena sebagai petugas pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu tidak mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang dilaporkan.

Kordinator aksi Aliudin, membeberkan kecurangan-kecurangan seperti dokumen pemilu yang sudah tidak ada di dalam kotak. Selain itu, penggelembungan suara di beberapa kecamatan. Khususnya di Kampung Gunung Katun, Kecamatan Baradatu, pada pleno sudah diubah, karena tidak sesuai dengan formulir C1.

Kemudian kasus tertukarnya surat suara di Dapil 4 (Kampung Banjar Sakti) dengan surat suara Dapil 15 dan sudah 15 surat suara dicoblos oleh pemilih. Sayangnya, Panwaslu tidak merekomendasikan pemilihan ulang, sesuai undang-undang dan surat edaran KPU RI.

Salah satu pengunjuk rasa, Usup Burlian, menengarai terjadi penggelembungan suara di TPS 4 Kampung Kasui Lama, Kecamatan Kasui, serta di TPS 4 Kampung Umpu Kencana, Kecamatan Blambangan Umpu. (Editor: Isbedy Stiawan ZS)


Monday, May 5, 2014

Ujian Nasional SMP di Way Kanan Berlangsung Lancar

Aan Frimadona Rosa/Teraslampung.com

WAY KANAN - Senin pagi (5/5) para siswa SMP/MTs di seluruh Indonesia melaksanakan Ujian Nasional atau UN. Pelaksanaan Ujian Nasional (UN).  Pada hari pertama UN, mata pelajaran yang diselesaikan para siswa SMP/MTs adalah Bahasa Indonesia. Pelaksanaan UN akan berlangsung hingga Kamis depan (8/5).

Salah satu sekolah di kecamatan Baradatu yakni SMPN 4 Baradatu pada tahun ajaran 2013/2014 tercatat 41 siswa yang mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional.  “Sebenarnya ada 42 siswa peserta Ujian Nasional tetapi satu orang tidak dapat mengikuti proses UN kali ini”, kata  Sevriyanti, M.Ag, panitia Ujian Nasional di SMPN 4 Baradatu.

Menurut Sevrianti, sejauh ini pelaksanaan UN di hari pertama tidak mengalami kendala berjalan tertib dan lancar.

Salah satu guru yang mengawas pada UN di SMPN 2 Baradatu juga berpendapat yang sama. “Alhamdulillah di tempat saya mengawas peserta UN mengerjakan soal  tanpa ada hambatan apapun” kata Ikroni Apriyanto, S.Pd,MM.

Kekapa Seki SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Way Kanan, Pawit Abimaba, MPd., mengatakan UN SMP/MTs di Way Kanan tahun ini diikuti6.496 siswa. Perinciannya:  5.130 siswa SMP dan 1.364 siswa MTs.

“Sedangkan penyelenggara UN SMP/MTs sebanyak 94 sekolah, terdiri atas 68 sekolah SMP 68 dengan menggabungkan 9 sekolah penyelenggara dan 26 sekolah MTs dengan 11 penggabungan  11 penyelenggaranya,” kata Pawit, Senin (5/5).

Pawit mengharapkan semua penyelenggara UN dan masyarakat di Way Kanan turut menyukseskan UN dan mengantarkan siswa kita untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan doa kita mempermudah pelaksanaan UN kali ini dengan lancar, aman dan terkendali,” katanya.

Berita Terkait: UN SMP Dimulai Hari Ini, Kemendikbud Jamin tak Ada Soal Berbau Politik

Thursday, April 24, 2014

GP Ansor Way Kanan Luncurkan Program Digdaya

Blambangan Umpu, Teraslampung.com—Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Waykanan,Lampung,  meluncurkan program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat) sebagai upaya mendekatkan hingga mengenalkan peran serta organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) tersebut pada masyarakat dan pembangunan bangsa Indonesia.

"Bertepatan dengan hari lahir Ansor ke 80 tahun bertema 'Sinergi Membangun Negeri', PC GP Ansor Waykanan meluncurkan program kerja bagi seluruh kader yang bernama Ansor Digdaya atau Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat. Wakasatkorcab Banser Waykanan sahabat Gatot Arifianto kami tunjuk untuk menjadi direktur program tersebut," ujar Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan di Blambangan Umpu, Kamis ( 24/4).

Supri mengatakan sejumlah program pendidikan bagi generasi bangsa di Waykanan dan Lampung telah dilakukan PC GP Ansor Waykanan. Seperti menggelar lomba menulis transparansi anggaran bagi pelajar SMA sederajat dan mahasiswa se-Lampung bekerjasama dengan Komisi Informasi Lampung.

 Intitusi lain diajak bersinergi mewujudkan Ansor Digdaya menurut Supri ialah Motivator Observer Service Totally (De Most). Kegiatan dilakukan bersama jasa analisa sidik jari tersebut adalah seminar gratis bertujuan memotivasi masyarakat, orang tua, pelajar dan guru di Waykanan untuk meyakini bakat potensi dianugerahi Tuhan Yang Maha Esa.

 "Ansor mempunyai harapan terhadap  Indonesia mendatang, yakni, sebuah negeri berisi masyarakat tangguh. Karena itu, sejumlah upaya mewujudkan hal tersebut akan senantiasa kami lakukan melalui kegiatan-kegiatan positif dan memiliki nilai edukasi," ujarnya.

Perihal penunjukan Gatot sebagai Direktur Program Ansor Digdaya, Supri mengatakan jika Wakasatkorcab Banser Waykanan itu memiliki jaringan bagus dan senantiasa berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan Ansor.

"Ia kader yang telah dan selalu berbuat untuk organisasi, alumni Pendidikan Kader Penggerak NU Waykanan angkatan pertama, anggota majelis pembimbing cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Waykanan, anggota Aliansi Jurnalis Independen Bandarlampung, koordinator The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) atau Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia wilayah Lampung. Saya optimistis ia mampu mensukseskan program itu," kata Supri.

Adapun untuk pemberdayaan masyarakat, Supri mengatakan pihaknya sudah membangun komunikasi dengan sejumlah pihak untuk menjadi investor guna mensukseskan Ansor Digdaya.

"Pemberdayaan ekonomi kader dan masyarakat dengan berbagai jalan halal akan kami lakukan, salah satunya mengundang investor untuk bersinergi mengurai persoalan kemiskinan," kata Supri.

 mencontohkan, pemberdayaan kader dan masyarakat melalui pelatihan pembuatan pupuk organik dan wirausaha perikanan telah dilakukan.

 "Potensi Waykanan antara lain peternakan dan pertanian. Sejumlah pihak telah menyatakan diri siap bergandeng tangan dengan kami untuk membangun tumbuhnya peternakan kecil seperti budidaya ikan hingga kambing guna meningkatkan kesejahteraan kader dan masyarakat. Kami berharap, langkah dan partisipasi kecil ini memberi kontribusi positif bagi pembangunan bangsa Indonesia," kata Supri. (RL/SQ)

Wednesday, April 9, 2014

Banser Ikut Amankan Pemilu di Kabupaten Way Kanan

Bupati Way Kanan Bustami Zaenudin memasukkan surat suara .di TPS 8 Km 2 Blambangan Umpu
Blambangan Umpu, Teraslampung.com—Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Waykanan di Lampung menempatkan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk membantu pengamanan Pemilu 2014.
 
"Kami menurunkan dua anggota Banser di tiap TPS. Mereka tidak memakai seragam Banser,” kata Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan di Blambangan Umpu, Rabu (9/4).

Menurut Supri, penembatan Banser itu merupakan tindak lanjut dari kerjasama PC Ansor Way Kanan dengan KPU Way Kanan yang ditandatangani di Ponpes Roudhotul Mutaqin asuhan KH Rofiul Bashori Ans di kampung dan Kecamatan Bumiagung pada 25 Maret lalu.

"Ada sembilan poin dalam nota kesepahaman tersebut, satu di antaranya, GP Ansor Waykanan  siap mengawal dan mewujudkan Pemilu damai 2014. Penempatan Banser merupakan perwujudan komitmen kami terhadap MoU yang kami tanda tangani," kata Supri.

Ketua KPU Way Kanan, Iskardo P Panggar, mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan pelaksaanan Pileg dan Pilgub di Way Kanan berjalan lancar dan aman.

“Masyarakat Kabupaten Waykanan Lampung memilih calon anggota legislatif dan gubernur di 883 TPS tersebar di 14 kecamatan dan 222 kampung/kelurahan. Partisipasi pemilih tampaknya bagus,” kata Iskardo.

Pada Pemilu dan Pilgub Lampung kali ini, jumlah pemilih di Way Kanan ada 335.389 orang. Mereka memilih 378 orang calon anggota DPRD Way Kanan. “Sebanyak 378 caleg itu akan memperebutkan 40 kursi DPRD,” kata dia. (Syailendra Arif)
   

Monday, April 7, 2014

Kapolres Way Kanan Cek Distribusi Kotak Suara


Blambangan Umpu--Kapolres Waykanan AKBP Kunto Prasetya (kiri) didampingi Kanit Polmas Sat Binmas Bripka Cucu Ahyani Sutarsa (kanan), di Blambangan Umpu, Senin (7/4) melakukan pengecekan pendistribusian kotak suara pemilu legislatif dan pilgub.Senin ini merupakan hari terakhir KPUD Waykanan melaksanakan pendistribusian kotak suara untuk tujuh kecamatan di Way Kanan. (Foto Humas Polres Waykanan).

Tuesday, March 25, 2014

Nahdliyin Muda Way Kanan Dukung Pemilu Damai dan Berkualitas

Syailendra Arif/Teraslampung.com

 
Blambangan Umpu—Pengurus Cabang  GP Ansor Kabupaten Way Kanan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Waykanan Lampung menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung terwujudnya pemilu damai berkualitas di Way Kanan, Selasa (15/3). Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Ponpes Roudhotul Mutaqin asuhan KH Rofiul Bashori Ans di Kampung Bumiagung, Way Kanan.

Dalam nota kesepahaman tersebut, GP Ansor diwakili Ketua GP Ansor Way Kanan Supri Iswan, sementara KPU Waykanan diwakili anggota KPUD Way Kanan Sukindra.

Erwan Bustami, komisioner KPU Waykanan, berharap organisasi pemuda di Way Kanan layak mencontoh GP Ansor dalam berpartisipasi menciptakan Pemilu damai berkualitas. "Dari beberapa organisasi kepemudaan yang ada di Waykanan, baru GP Ansor yang melakukan langkan cerdas ini," kata Erwan Bustami.

Nota kesepahaman itu berisi sembilan poin. Antara lain, pertama,GP Ansor Waykanan  memegang teguh khitah NU 1926. Kedua, GP Ansor Waykanan  mengajak masyarakat untuk  tetap menciptakan perdamaian.

Ketiga, GP Ansor Waykanan siap mengawal dan mewujudkan Pemilu damai 2014.Keempat, GP Ansor Waykanan menjamin kebebasan hak azasi setiap anggotanya untuk memilih sesuai pilihannya.  Kelima, GP Ansor Waykanan  tidak memihak calon atau partai peserta Pemilu 2014.

Keenam, GP Ansor Waykanan mengimbau kader dan masyarakat menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2014. Ketujuh, GP Ansor Waykanan  mengharapkan kadernya untuk menjadi pemilih cerdas, yakni dengan  memilih caleg berdasarkan rekam jejak dan kapasitasnya. Kedelapan, GP Ansor Waykanan  mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan NKR. Kesembilan, GP Ansor Waykanan  mengimbau kader dan masyarakat menolak politik uang demi menciptakan Pemilu 2014 yang bersih berkualitas.
   
Erwan berharap dengan adanya peran serta Ansor, partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 mencapai 80 persen.

Terkait dengan pelaksanaan pemilu 2014, Erwan mengingatkan bahwa kertas suara dengan warna hijau untuk memilih anggota DPRD Kabupaten Waykanan, biru untuk memilih anggota DPRD Provinsi, kuning untuk memilih anggota DPR RI,dan kertas suara merah untuk memilih anggota DPD RI dari Lampung.

Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan mengatakan GP Ansor mendorong terciptanya Indonesia damai karena Pemilu 9 April mendatang akan menentukan nasib bangsa pada lima tahun ke depan.

“Kader Ansor tidak patut menjual harga dirinya dengan nominal berapa pun. Jangan pula pilih kucing dalam karung. Cermati dengan jelas kapasitas calon legislatif yang akan dipilih," kata dia.

Monday, March 24, 2014

Bustami Berharap Banser Lebih Aktif di Bidang Sosial

Syailendra Arif/Teraslampung.com
 
Pengurus PW GP Ansor Lampung dan PC GP Ansor Waykanan berfoto bersama Bupati Bustami Zainudin dan jajaran Forkompida Way Kanan. (teraslampung.com/SA)
Way Kanan--Bupati Waykanan Lampung Bustami Zainudin mengharapkan GP Ansor setempat senantiasa bekerja untuk bangsa melalui kegiatan sosial.   "Kegiatan sebagaimana Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), harus juga bisa dilakukan oleh GP Ansor," ujar Bupati Bustami saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) VII Waykanan di Bumiagung, Senin (24/3).

Bustami yang semasa kuliah juga bergiat di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu berharap Banser tidak hanya belajar baris berbaris, tetapi juga aktif di berbahai kegiatan sosial.

“Misalnya saja membantu masyarakat membangun jembatan," kata bupati di depan sekitar 150 peserta Diklatsar yang berlangsung di Ponpes Roudhotul Mutaqin.

Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan mengapresiasi saran tersebut, namun juga menegaskan sedikit banyak sudah melakukan kegiatan sosial.

Diklatsar VII Banser Waykanan menghadirkan instruktur berkualitas yang telah mengikuti Susbalan (Kursus Banser Lanjutan) Susbanpim (Kursus Banser Pimpinan) dari Pimpinan Wilayah Lampung dan juga Pimpinan Pusat.

"Menjadi Banser berarti menjaga Indonesia dengan nilai-nilai Islam yang bijak, santun, menghargai sesama. Menjadi Banser berarti mempersiapkan diri menjadi pribadi berkarakter, tangguh menghadapi rintangan dan siap menjadi pemimpin. Menjadi Banser berarti membuka diri untuk peduli sesama, terbuka dan gemar bersilaturahim menyampaikan ajaran Ahlusunah Waljamaah," kata Gatot Arifianto Wakil Kepala Satkorcab Banser Waykanan.

Hadir mengisi Diklatsar Sekretaris PW GP Ansor Lampung Muhyidin Thohir, Kepala Satuan Koordinator Wilayah (Kasatkorwil) Banser Lampung Tatang Sumantri.


Saturday, March 15, 2014

Deklarasi Pemilu Damai di Way Kanan: Pemimpin Parpol Goyang Bersama

Ketua PDC Hanura Way Kanan, Yozi Rizal, menandatangani Deklarasi Pemilu Damai, di Blambangan Umpu, Sabtu (15.3)
Syailendra Arif/Teraslampung.com

Blambangan Umpu—
Para pemimpin partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 bergoyang bersama di panggung "Deklarasi Pemilu Damai" KPU Kabupaten Waykanan di Blambangan Umpu, Sabtu (15/3). bergantian bernyanyi menyemarakkan acara sebelum penandatanganan "Deklarasi Pemilu Damai" berlangsung di halaman KPU setempat.

Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB itu diawali dengan karnaval di sekitar Blambanganumpu, dan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Damai Pemilu 2014 oleh para ketua partai politik di daerah itu.

"Kemarin memang sudah ada kegiatan serupa, namun pelaksananya pemerintah daerah. Adapun kegiatan besok memang kegiatan KPU di seluruh Indonesia," kata Ketua KPU Way Kanan, Iskardo P. Panggar.

Selain terjadi peningkatan partisipasi pemilih, Iskardo berharap dengan menggelar acara tersebut diharapkan berharap menjadi ajang silaturahmi para pemimpin dan pengurus parpol dengan masyarakat.

"Aman dunia ini," kata Bupati Bustami Zainudin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Waykanan disela menyanyikan lagu dangdut.

Selain Bustami, tampak juga Ketua PKB Syeh Ajeman, Ketua Partai Golkar Marsidi Hasan, Ketua Partai Gerindra Abdul Haris Nasution, Ketua Partai Demokrat Raden Adipati Surya, Ketua PPP Maharatu, Partai Hanura Yozi Rizal, PBB Edi Gunawan dan PKPI Dul Muit.

"Demokrasi adalah keniscayaan, dan itu adalah hal yang harus dilakukan di negeri ini," kata Ketua KPU Waykanan Iskardo P Panggar didampingi komisioner, Darul Hafiz, Sukindra dan Erwan Bustami.

Deklarasi Pemilu Damai itu diwujudkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan para pemimpin parpol untuk:  pertama, saling menghormati antara masing-masing Partai Politik Peserta Pemilu 2014 dalam melaksanakan kegiatan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kedua, tunduk dan taat kepada peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye  setra akan menjaga ketertiban dan kondusifitas dalam setiap kegiatan kampanye.Lantas menghormati kebebasan pers untuk mencari dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan kode etik jurnalistik dan kode etik penyiaran.

Ketiga, menyelesaikan masalah yang terjadi dengan jalan musyawarah mufakat dan menghindari segala bentuk kekerasan,intrik,intimidasi dan provokasi untuk meraih kemenangan.
   
Keempat, tidak melakukan praktek jual beli suara, menipulasi suara dan penyuapan kepada pemilih dan penyelenggara pemilihan umum  dalam bentuk apapun. Lalu menghormati proses pemungutan dan penghitungan suara yang di lakukan oleh KPU Kabupaten Waykanan.
Kelima, menerima dengan ikhlas hasil ahir proses  peungutan dan penghitungan suara yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Waykanan dan berkewajiban menyampaikan isi deklarasi kepada seluruh kader dan simpatisan partai politik masing-masing.

Sebelum seremonial "Deklarasi Pemilu Damai", karnaval diikuti sekitar 1.000 orang dari 12 partai politik, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), lalu kelompok kuda lumping "Mekar Bhakti" dari Kampung Umpu Bhakti dan drum band dari MIN Blambangan Umpu Waykanan digelar untuk menngkatkan partisipasi pemilih.

"Kami undang perwakilan 12 partai politik peserta Pemilu 2014 untuk ikut karnaval. Setiap partai politik diminta menghadirkan sepuluh orang," kata Iskardo.

Pemilu 2014 di Waykanan dengan daftar pemilih tetap mencapai 335.389 jiwa terdiri atas laki-laki sebanyak 172.742 jiwa dan perempuan 162.647 jiwa.

Sebanyak 40 kursi DPRD Kabupaten diperebutkan 378 orang calon anggota legislatif, yaitu 150 perempuan dan 228 laki-laki dari lima daerah pemilihan.

Pada pesta demokrasi berlangsung 9 April mendatang, KPU Waykanan dibantu 70 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau masing-masing kecamatan 5 orang dan 666 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Thursday, March 13, 2014

Bustami Tutup STQ Way Kanan

Bupati Way Kanan Bustami Zainudin
Blambangan Umpu—Bupati Way Kanan Bustami Zainudin secara resmi menutup Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Kabupaten Way Kanan di Rumah Inspirasi, Kamis (14/3).

Pada pengarahannya, Bupati menyampaikan bahwa STQ bertujuan untuk menyeleksi para peserta dari tiap kecamatan untuk mewakili Kabupaten Way Kanan pada MTQ tingkat Provinsi. Bustami berharap MTQ tingkat kabupaten tidak hanya sebagai sebuah seremoni.

“Tiap kecamatan tidak boleh mengambil peserta dari kecamatan lain. Apalagi, mengambil peserta dari kabupaten lain. Silakan berdayakan sumberdaya kecamatan sendiri,” kata Bustami.
         
Pada kesempatan itu Bupati mengucapkan selamat kepada qari dan qari’ah  yang keluar sebagai juara. Insya Allah para juara ini pada akhir bulan 18 April 2014 mendatang akan mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Kabupaten Tulang Bawang,

“Saya berharap wakil Kabupaten Way nantinya juga bisa menjadi juara satu pada MTQ tingkat Provinsi,” ujarnya. (Syailendra Arif)

Pemilu di Way Kanan Diyakini Lancar dan Aman

Syailendra Arif/Siti Qodratin/Teraslampung.com
Ketua KPU Way Kanan Iskardo P. Panggar
Blambangan Umpu—Ketua KPU Way Kanan Iskardo P. Panggar yakin Pemilu 2014 di Kabupaten Way Kanan akan berlangsung lancar dan aman. Keyakinan Iskardo itu didasari makin banyaknya dukungan dari masyarakat kepada penyelenggara pemilu dan komitmen semua parpol untuk mendukung pemilu damai.

“Terwujudnya pemilu damai 2014 oleh 12 partai politik dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) yang digelar di Blambangan Umpu, beberapa waktu lalu merupakan energi positif. Hal itu kami merasa tidak sendirian. Deklarasi itu semakin membuktikan bahwa pemilu bukan menjadi agenda KPU," kata Iskardo P. Panggar, di Blambangan Umpu, Kamis (13/3).

Menurut Iskardo dalam Pemilu 2014 di Waykanan terdapat pemilih tetap sejumlah 335.389 jiwa, laki-laki sebanyak 172.742 orang dan perempuan sejumlah 162.647 orang.  Sementara jumlah calon legislatif yang akan ‘bertarung’ ada 378 orang, terdiri atas 150 perempuan dan 228 laki-laki dari lima daerah pemilihan. Mereka akan memperebutkan 40 kursi DPRD Kabupaten.

“Ada 12 yang ikut pemilu. Mereka sudah mengamanahkan pada penyelenggara untuk berangkulan mensukeskan pesta demokrasi itu,” kata dia.

Iskardo mengatakan, demokrasi merupakan sebuah keniscayaan dan harus ada di Indonesia. Selain bertugas menjadi penyelenggara pemilu, menurut Iskardo, KPU Waykanan bersama Panwas melakukan pendidikan politik juga melakukan pendidikan politik kepada masyarakat agar masyarakat memilih wakil-wakilnya secara cermat dan rasional.


Kalangan Dewan Way Kanan Soroti Buruknya Pelayanan Kesehatan

Daniswarasyid/Teraslampung.com 

RSUD Way Kanan (fotodok)
Blambangan Umpu—Kalangan Dewan menyoroti pelayanan kesehatan di Way Kanan yang dinilai belum memihak kepada masyarakat menengah ke bawah. Sejumlah oknum bidan di kampung-kampung, menurut mereka, bahkan menjadi bagian dari mata rantai untuk membuat warga yang ingin medapatkan pelayanan kesehatan murah justru menyusahkan warga.

“Sejumlah oknum bidan di kampung saat ini merujuk pasien bukan ke puskesmas, bukan pula ke Rumah Sakit Umum ZA Pagar Alam yang menyiapkan program kesehatan gratis, tapi ke klinik-klinik atau rumah sakit swasta. Dari hasil merujuk ke rumah sakit swasta, misalnya pasien habis biaya berobat yang tinggi, Rp500 ribu hingga Rp1 juta, oknum bidan yang merujuk itu mendapatkan fee," kata Joni, anggota DPRD Way Kanan dari Partai Hanura, di Blambangan Umpu, Kamis (13/3).

Joni mengatakan bidang kesehatan merupakan program prioritas di Kabupaten Way Kanan. Seharusnya, kata Joni, pelayanan kesehatan di Way Kanan bisa lebih baik. “Senin ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Bangkit Artinya, kesehatan itu diaggap sangat penting, termasuk di Way Kanan,” ujar Joni.

Pada 2013 lalu Pemerintah Kabupaten Way Kanan mencanangkan program Sehat Datangi yang Sakit (SDS). Untuk mendukung program itu, Pemkab Way Kanan  mengalokasikan penambahan anggaran sekitar Rp5 miliar bagi pelayanan kesehatan dalam APBD Perubahan 2013 yang disahkan Jumat (13/9/2013) oleh DPRD setempat. Dari sekitar Rp2 miliar, dengan adanya kenaikan tersebut menjadi sekitar Rp7,2 miliar.

"Karena itu, tentang pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu ini perlu dipertanyakan lagi. Apakah Pemerintah Kabupaten Way Kanan masih menjamin kesehatan masyarakatnya seperti berobat gratis, di puskesemas pembantu, puskesmas, rumah sakit umum atau tidak lagi," ujar Joni.

Dalam sejumlah kesempatan dan rapat paripurna, pelayanan kesehatan di Way Kanan selalu mendapat sorotan dari para anggota Dewan agar diperbaiki.

Romli, politikus Partai Bintang Reformasi yang menyeberang ke Partai Kebangkitan Bangsa, mengatakan banyak keluhan masyarakat tentang dokter di RSUD ZA Pagar Alam sering mangkir dari tugas. Romli meminta persoalan itu segera diselesaikan.

“Kalau petugas kesehatan mangkir saat bertugas, bagaimana bisa melayani masyarakat dengan baik?” ujarnya.

Edi Rusdiyanto, politikus PDI Perjuangan, juga pernah meminta perbaikan pelayanan kesehatan karena terjadi kasus di Puskesmas Baradatu, yakni mobil ambulans dan kuncinya ada, tetapi SDM yang mengoperasikannya tidak ada saat diperlukan. Karena itu, Edi yang juga Wakil Ketua DPRD Way Kanan meminta pelayanan puskesmas dan rumah sakit di daerah itu perlu ditingkatkan dan diperbaiki.

Tuesday, March 11, 2014

Kapolres Way Kanan Imbau Masyarakat Dukung Pemilu Damai

Syailendra Arief/Teraslampung.com

Way Kanan—Kapolres Kapolres Way Kanan  AKBP Kunto Prasetya menegaskan, kerja keras polisi jauh-jauh hari berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu damai tidak berguna tanpa peran serta masyarakat. Dukungan masyarakat diperlukan supaya Polri bisa mengamankan pemilu secara baik, dengan proses tepat, sehingga pemilu bisa berjalan dengan damai, jujur,dan adi.

“Polri siap mengamankan pesta demokrasi, baik pemilu legislatif dan pemilihan gubernur maupun pilpres,” kata Kapolres di Blambangan Umpu, Selasa (11/3)

Rencana pengamanan pemilu, menurut Kapolres, telah diagendakan secara marang, Misalnya, gelar pasukan pada 13 Maret, penanganan masa tenang, dan lainnya.

"Memang akan terjadi kegiatan yang waktunya mungkin akan bersamaan antarpartai. Untuk itu, mohon saling menjaga, sehingga perjalanan kampanye dapat berjalan sebagaimana mestinya, apalagi berbarengan dengan pilgub," ujarnya.

Kapolres mengatakan pemilu akan berjalan aman dan sesuai harapan jika masing-masing pihak bekerja sesuai bidang tugasnya dan mempedomani ketentuan pemilu.

“Pengalaman pemilu dan pilkada pada waktu lalu seperti itu. Hindari benturan, jika ada protes dan aduan serahkan pada yang berwenang,” kata dia.

“Pers juga ikut berperan, dengan memberitakan pemilu yang fair, akurat, dan transparan . Sebab, media adalah milik publik,” tambahnya.

Saturday, March 8, 2014

Kantor NU Way Kanan Mulai Dibangun

Syailendra Arif/Teraslampung.com

Bupati Way Kanan Bustami Zaenuddin 
Blambangan Umpu—Keharuan mewarnai peletakan batu pertama pembangunan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Waykanan Lampung, di Kampung Tiuh Balak I Kecamatan Baradatu, Jumat (7/3).

Peletakan pertama batu pembangunan kantor NU dilakukan oleh Bupati Waykanan Bustami Zainudin setelah pembacaan munajat kepada Allah SWT yang dipimpin mantan Ketua PC NU Waykanan K.H. Chumaeri.

"Pembangunan gedung NU ini tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga nahdliyin. Terima kasih atas sumbangsih pemerintah daerah," ujar Ketua PC NU Waykanan Nur Huda di Baradatu Waykanan.

Nur Huda mengimbau warga Way Kanan dari kalangan mana pun untuk memberikan sumbangan agar pembangunan kantor NU cepat selesai. "Tidak ada orang yang bersedekah menjadi miskin. Partisipasi semua sahabat untuk selesainya gedung NU ini tentu sangat diharapkan," kata dia.

Saat memberikan sambutan, Bupati Way Kanan Bustami Zaenuddin mengatakan dirinya turut bangga kantor NU kini mulai dibangun, setelah menunggu sekitar 15 tahun.

Pada kegiatan yang dihadiri sekitar 1.000 warga nahdliyin itu, Bustami menyatakan pemerintah Kabupaten Waykanan menyumbang Rp350 juta untuk pembangunan gedung tersebut. Jumlah bantuan itu, kata bupati menambahkan, sama dengan yang diberikan kepada ormas Islam lainnya.

Secara pribadi Bustami memberikan bantuan berupa 100 sak semen. Dia berharap para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga memberikan bantuan. “Tapi jangan semen semua. Bisa bahan bangunan yang lain. Kalau mau menyumbang semen, minimal 25 sak,” ujarnya.

Hadir pada kegiatan itu sejumlah pemimpin pondok pesantren di Kabupaten Waykanan, seperti K.H. Nurcolis, K.H. Hanifan dan K.H. Fadholi dan Rois Syuriah PC NU Waykanan K.H. Abdurahman.

Tampak juga Wakil Bupati Raden Nasution Husin, Sekdakab Bustam Hadori, Ketua MUI Bunyamin Sidik, Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan,  puluhan anggota Banser.

Wednesday, March 5, 2014

Bustami Yakin HKm Bisa Sejahterakan Petani

Bustami Zaenudin memberikat surat izin usaha pengelolaan lahan bagi petani (dok Pemkab Way Kanan)
Siti Qodratin Aulia dan Syailendra Arif/Teraslampung.com


Blambangan Umpu--Bupati Way Kanan Bustami Zaenudin yakin bahwa program Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir di wilayahnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani. 

"Pemerintah baru saja menyerahkan izin areal kerja HKm seluas 4.352 hektare kepada penerima manfaat di Way Kanan. Ditambah dengan luas HKm yang sudah diserahkan lebih dulu, jumlah areal HKm yang telah diserahkan untuk mewujudkan kesejahteran masyarakat Way Kanan saat ini seluas 17.000 hektare. Itu sudah bisa jadi modal untuk meningkatkan kesejahteraan," kata Bustami, Kamis (6/3).
   
Menurut Bustami jika satu hingga dua hektare lahan diberikan kepada satu kepala keluarga (KK) dan masing-masing KK memiliki 3 anggota keluarga, maka sudah ada sekitar 45.000 jiwa meningkatkan kesejahteraan melalui HKm.   
Bustami mengingatkan, lahan yang diterima masyarakat tidak harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar tujuan prograam HKm benar-benar terwujud. Selain agar lahan kritis menjadi lestari kembali, program HKm diharapkan juga bisa mendongkrak kesejahteraan para petanu di Way Kanan.
"Mari kita jaga alam dan jaga hutan agar tercapai kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

HKm Way Kanan jadi Objek Studi Banding Wakil 10 Provinsi

Menyadap karet (ist)
Syailendra Arif dan Siti Qodratin Aulia/Teraslampung.com

Blambangan Umpu--Perwakilam dari 10 provinsi di Indonesoa melakukan studi banding mengenai Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Kabupaten Waykanan, Lampung, 3-6 Maret 2014. Salah tempat yang menjadi objek studi banding adalah HKm Jaya Lestari di Kampung Menangajaya, Kecamatan Banjit.

"Kami tentu bangga karena HKm Kampung Menangjaya menjadi rujukan daerah lain di Indonesia.HKm di kampung itu memang berhasil. Selain masyarakat penerima manfaat program HKm sudah menerima hasil, di sana juga sudah memiliki koperasi HKm" ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Waykanan, Leaderwan, di Blambangan Umpu, Kamis (6/3).
 
Menurut Leadarwan, kegiatan HKm di Kampung Menangajaya dimulai dari 2003, tapi ijin keluar, sekitar tahun 2008-2009. Jumlah kepala keluarga penerima program HKm di Menangajaya sekitar 500. Mereka umumnya melakukan budidaya karet.
 
"Penduduk penerima manfaat HKm di sana awalnya menaman kopi. Karena kopi konservasinya kurang, maka diganti karet. Perubahan dari kopi ke karet itu sebuah prestasi karena karet bisa membuat pertanu berpenghasilan tiap hari, sedangkan  kopi hanya setahun sekali panen. Bahkan, terkadang petani gagal panen," kata Leadaewan.

Di Kampung Menangjaya, perwakilan dari 10 provinsi itu akan studi banding mengenai berbagai hal tentang HKm. Baik itu soal kelembagaan, teknis penanaman, hingga panen. Juga soal pengawasan.

Thursday, February 13, 2014

Film "Sang Kyai" Meriahkan Perkemahan GP Ansor Waykanan

Waykanan, teraslampung.com--Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung meramaikan kegiatan perkemahan Pramuka setempat dengan memutar film Sang Kyai, di Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kamis (13/2) malam.

Ketua GP Ansor Way Kanan, Supri Iswan, mengatakan pemutaran film tersebut merupakan salah satu upaya GP Ansor Waykanan untuk menyampaikan sejarah, peran serta Nahdlatul Ulama (NU) di negeri ini.

“Kami berharap, dengan menonton film itu, masyarakat dan generasi muda semakin mengerti NU. Adapun kepada kalangan internal, tentu diharapkan semakin bangga menjadi bagian warga nahdliyin yang berkontribusi nyata terhadap negara ini," ujar Supri Iswan.

Para anggota Pramuka dan masyarakat sekitar tampak antusias menyaksikan film garapan sutradara Rako Prijanto.

"Saya menjadi tahu peran serta nyata NU terhadap bangsa Indonesia dengan melihat film tersebut," ujar Romi, warga setempat yang menyaksikan film itu. (Rl)


Friday, November 22, 2013

Listrik: Warga Tanjungkurung Lama Dapat Bantuan PLTS

Deputi I Kementerian PDT,Drs. Agus Dasuki, M.Eng., didampingi anggota DPR RI Ir. Abdul Hakim menyerahkan bantuan Kementerian PDT untuk warga Kabupaten Way Kanan. (Foto Humas Pemkab Way Kanan)
WAY  KANAN, teraslampung.com—Deputi I Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Drs. Agus Dasuki, M.Eng. meresmikan Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS) 5 KW di di Kampung Tanjungkurung Lama, Kecamatan Kasui, Way Kanan. PLTS senilai Rp 1,150 miliar yang merupakan bantuan dari pemerintah pusay itu berada di Kampung Tangjungkurung Lama.

“Kami berharap bantuan ini akan bisa dimanfaatkan dan dijaga dengan baik,” kata Agus, Jumat (22/11).

Selain meresmikan PKLTS bantuan pemerintah pusat, Agus Dasuki yang dalam kunjungan kerjanya didampingi oleh anggota DPR RI dari dapil Lampung, Ir. K.H. Abdul Hakim, juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemkab dan warga Kabupaten Way Kanan.

Bantuan tersebut berupa sarana & prasarana air bersih senilai Rp1 miliar, bantuan kelembagaan sosial budaya Rp 182 juta, stimulan peningkatan sumber daya kesehatan lanjutan alat kesehatan untuk RSUD Zainal Abidin Pagar Alam Rp 3 miliar, stimulan peningkatan sumber daya kesehatan masyrakat 10 Paket alat kesehatan untuk poskestren dan poskesdes senilai Rp 600 ribu, dan bantuan stimulan upaya peningkatan GIZI Ibu hamil dan balita 4 Paket Rp100 juta.