Showing posts with label Kampanye PKS. Show all posts
Showing posts with label Kampanye PKS. Show all posts

Tuesday, March 25, 2014

Bawaslu: Presiden PKS Langgar Kampanye

 
Kampantye PKS di Jakarta, beberapa hari lalu. (dok viva)
Jakarta, teraslampung.com—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan penindakan terhadap Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta karena melanggar aturan kampanye pemilu. Anis ditengarai melanggar secara pidana dan administrasi karena melibatkan warga negara Indonesia yang belum memiliki hak pilih pada kampanye rapat umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Dugaan pelanggaran tersebut termasuk kategori pelanggaran administrasi yang diteruskan kepada KPU serta pelanggaran pidana yang diteruskan  kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),” kata Ketua Bawaslu Muhammad dalam surat rekomendasinya, di Jakarta, Selasa (25/3).

Muhammad mengatakan, berdasarkan kajian dan investigasi yang dilakukan oleh tim, Bawaslu menyimpulkan Anis Matta telah melibatkan anak dalam kegiatan kampanye rapat umum PKS di Gelora Bung Karno pada 16 Maret 2014. Anis Matta juga mengeluarkan pernyataan yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap larangan yang menyebut pelaksana, peserta, dan petugas kampanye dilarang memobilisasi WNI yang belum memiliki hak pilih.

Anis Matta direkomendasikan melanggar administrasi karena melanggar tata cara, prosedur, dan mekanisme yang berkaitan dengan administrasi pelanggaran pemilu, namun pelanggaran tersebut tidak dapat direkomendasikan sebagai tindak pidana pemilu melainkan tindak pidana terhadap anak yang melanggar UU Perlindungan Anak dan diteruskan ke KPAI untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, Presiden PKS dianggap mengeluarkan pernyataan kontroversial yang mengatakan mengajak anak dalam setiap kampanye yang dilakukan oleh partai politik sebagai bentuk pendidikan politik kepada mereka sejak dini.

Bawaslu juga menemukan banyaknya anak-anak yang terlibat dalam kampanye partai PKS beberapa waktu silam.

Sementara itu, KPAI juga menilai menemukan banyak partai politik yang melibatkan anak-anak dalam kampanye rapat umum. PKS termasuk salah satunya dan menjadi salah satu partai yang paling banyak melanggar dengan beberapa indikator.

Atas beberapa temuan tersebut, Bawaslu sudah memanggil Presiden PKS untuk dimintai keterangannya soal pernyataan dan kampanye yang dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno tersebut. Namun dari tiga kali pemanggilan, Anis Matta tidak hadir dan hanya diwakili oleh kuasa hukumnya.  (Dewi Ria Angela)

Baca Juga: Anis Matta akan Putihkan GOR Saburai Lampung, PKS Siapkan Penitipan Anak

Saturday, March 22, 2014

Putihkan GOR Saburai, PKS Targetkan Masuk 3 Besar

Anis Matta kampanye di GOR Saburai Bandarlampung, Sabtu (22/3)
Mas Alina Arifin/Teraslampung.com

Bandarlampung—Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta 'mengguncang' Lampung dengan kampanyenya yang berapi-api di hadapan ribuan kader, caleg, dan simpatisan PKS di Gedung Olahraha Saburai, Bandarlampung, Sabtu sore (22/3).

Anis Matta mengobarkan semangat para caleg dan kader partai untuk memperjuangkan agar PKS bisa masuk ketiga besar dalam Pemilu 2014.

“Kita pasti bisa masuk ketiga besar dan kita akan merasakan rasa istana. Istana sudah pernah warna kuning, merah dan biru. Maka, kini saatnya warna putih masuk istana,” teriak Anis sambil meneriakkan takbir  “Allahu Akbar” beberapa kali.

Anis mengklaim, PKS berbeda dengan partai lain dalam soal kejujuran lawan kepalsuan. “Inilah yang ditunjukkan oleh para anggota legislatif dan eksekutif  dari PKS.  Keterkenalan juga tidak  ada pada diri mereka, karena lebih mengutamakan pencapaian dari pada popularitas,” kata Anis.

Anis kembali ‘membakar’ semangat para kader dan simpatisan PKS dengan beberapa jargon dan perumpamaan. “Oleh karena itu, PKS bermimpi akan mengubah Indonesia menjadi sepenggal Firdaus  di muka bumi ini. Contohnya saja seperti kita yang terus menerus minum air putih akan menyehatkan badan kita, tetapi kita sering diberi coca cola padahal tidak menyehatkan. Kita mengibaratkan seperti metaphora air putih dan Coca Cola,” kata Anis.

Kadrr dan simpatisan PKS
Menurut Anis, manusia Indonesia juga harus memiliki 3 hal yang penting : agama, kemakmuran (pengetahuan) dan ke-Indonesiaan (kesejahteraan). Indonesia juga harus memiliki kepemimpinan baru generasi muda, sebab apabila tidak maka akan terjadi jarak  antara rakyat dengan pemimpinnya.

“Sebab itu dengan tagline ‘Kobarkan semangat Indonesia  artinya PKS sekarang merangkul seluruh komponen masyarakat dengan beda agama, suku, dan ideologi. PKS setelah 15 tahun berkiprah bukan hanya wakil rakyat dari umat Islam saja tetapi juga wakil bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Anis mencontohkan saat ini ada empat gubernur di Indonesia yang berasal dari Partai PKS. Berarti mereka itu memimpin sekitar 60 juta penduduk Indonesia atau 25 persen dari total penduduk Indonesia (sekitar 300 juta penduduk).

Anis Matta juga meyakini  bahwa para caleg asal Lampung tahun ini dapat melenggang ke Senayan bisa lebih dari dua kursi. “Saya yakin tahun ini akan ada 4 wakil rakyat yang akan  menuju Senayan (DPR RI). Tetapi, paling tidak dapat mempertahan kan dua kursi seperti tahun 2004 dan 2009,” ujarnya dengan berapi-api.
Selain Presiden PKS Anis Matta,  Ketua DPW PKS  Lampung Gufron Azis Fuadi pun turut berkampanye.

Menurut Anis, berdasarkan survey pada Desember 2013 sampai Maret 2014 elektabilitas PKS sudah naik lagi seperti di tahun 2009.

Kampanye PKS di GOR Saburai diawali dengan menyanyikan lagu “Kobarkan Semangat Indonesia” oleh band anak muda Southul Qariah. Para kader, caleg maupun simpatisan partai mulai bersemangat turut menyanyikan lagu tersebut secara bersama-sama. Lagu tersebut berirama musik reggae. Ratusan anak muda yang berada di tribun seketika turut bernyanyi mengikuti irama. Setelah lagu tersebut selesai, panitia mulai membacakan susunan acara kampanye. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-quran dari qori Rizal Taufik.

Tak berapa lama kemudian, suasana kampanye riuh rendah  tata kala hadir Calon Gubernur yang diusung partai PKS Ridho Ficardo ke gedung tersebut. Para awak wartawan langsung berebut mengabadikan foto sang cagub. “Diserbu” jepretan kamera para pewarta, Ridho hanya tersenyum  simpul.


Friday, March 21, 2014

Dana Kampanye PKS Berasal dari Patungan Para Kader

Anis Matta (dok ramalan inteljen)
Jakarta, teraslampung.com--Setelah berorasi dalam kampaye perdana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Minggu lalu  (16/3), Presiden PKS Anis Matta berbincang-bincang dengan para wartawan di Aula VIP Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Berikut petikan wawancara wartawan dengan Anis Matta.


Kampanye kali ini bertema “Kobarkan Semangat Indonesia bersama PKS”, isi konsepnya seperti apa?
 Konsepnya adalah karena PKS ingin memimpin Indonesia, kita ingin masuk ke seluruh segmen, konstituen, dan lapisan masyarakat. Dan, Anda bisa melihat juga mars PKS dinyanyikan dengan paduan suara Gereja di Ende berpadu dengan tim paduan suara dari daerah.Yang ini kami munculkan dari tagline “Semangat Indonesia” adalah semangat kebersamaan, semangat solidiratias, semangat cinta, semangat kerja, dan semangat harmoni. Kita ingin mengangkat apa nilai utama yang dapat membuat kita kuat sebagai sebuah bangsa. Kami tidak menggunakan kata sifat seperti partai lain, misalnya “Indonesia Bermartabat”, “Indonesia Unggul”, dan sebagainya. Kami tidak memilih itu, tetapi kita menyampaikan apa yang membuat Indonesia kuat.

Ada tiga capres dari PKS, siapa yang akan dideklarasikan nantinya?
Belum, itu nanti setelah 9 April

Berapa persen target PKS mendapatkan suara di Pemilu Legislatif 2014?
Saya tidak bisa menyebutkan target secara persis berapa persen, tapi kita ingin masuk tiga besar. Dan sekarang berdasarkan survei terakhir yang kami lakukan, PKS sudah masuk lima besar. Kita on the way ke sana. Paling tidak 57 kursi yang ada sekarang bisa kami pertahankan.

Apa ada penolakan dari PKS terhadap pencapresan Joko Widodo?
Tidak ada. Saya sudah mengucapkan selamat kepada Mas Jokowi juga kepada Bu Mega dan kepada keluarga besar PDI-P.

Yang menarik dari pencapresan ini adalah semangat untuk memajukan kader. Saya kira itu pesan politik yang bagus dari keluarga besar PDIP, khususnya dari Bu Megawati. PKS sendiri sebelumnya juga sudah melakukan hal yang sama, kita memajukan kader kita sendiri, walaupun kami belum menetapkan satu dari tiga nominasi. Insya Allah setelah 9 April baru kita akan putuskan.

Mengenai simpatisan PKS yang membawa anak-anak?
 Ini sudah kita bicarakan juga dengan Bawaslu sebelumnya. Ini pernah juga jadi pembicaraan di DPR bahwa PKS adalah partai yang mengagkat isu keluarga, ketahan keluarga. Karena itu bagian dari proses pendidikan politik, kita memang melibatkan anak-anak kita. Kekhawatiran melibatkan anak-anak ini kan lebih ke masalah keamanan, kan? Dan seperti yang Anda lihat sendiri di acara ini, kami sudah antisipasi semua itu. Pengamanan yang bagus, juga bantuan kesehatan, jike terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Insya Allah itu tidak jadi masalah. Justru kami ingin memperkuat sisi pendidikan politiknya.

PKS memilih calon presiden setelah Pemilu Legislatif, dan partai-partai nasionalis juga sudah mengumumkan pencapresan, apakah ini tidak merugikan PKS? Apakah pemetaannya sudah ada?

Kami mengambil keputusan bertahap. Mulai dari pemilihan raya, kemudian penetapan lima besar, lalu menjadi tiga besar. Kami yakin tahapan ini memberikan efek yang sangat bagus terhadap elektabilitas PKS. Satu, karena ada partisipasi menyeluruh, baik dari kandidat maupun dari kader. Dua, kami juga yakin ini akan menggairahkan kader-kader di bawah, sebab boleh jadi dukungan terhadap kandidat di internal itu berbeda-beda. Dengan memunculkan banyak kandidat, seluruh kader kita akan terlibat maksimal.

Bagaimana dengan koalisi?
 Koalisi akan kita bahas setelah 9 April

Mengapa PKS mengadakan perkumpulan massa seperti ini, Pak? Apakah ini pembuktian massa?

Saya ingin menyatakan selama ini banyak orang yang ragu dengan PKS, seperti PKS akan keluar atau tidak dapat mencapai parliamentary threshold, seperti di survei-survei. Kami tidak membantah surveinya, tapi kami menjawab keraguannya, tapi menjawabnya dengan bukti saja, tidak perlu dibantah surveinya.

Saya kira seperti Anda sendiri menyaksikan hari ini bahwa Insya Allah PKS tidak akan terpuruk seperti yang diduga orang. Justru kebalikannya, survei-survei kami di lapangan menunjukkan suara PKS naik. Mudah-mudahan seperti yang saya sampaikan tadi, setidaknya 57 kursi yang sekarang itu masih ada di kantong, dan kita berpikir insya Allah menambah kursi di sisa waktu kerja ini.

Kampanye yang seperti ini selanjutnya akan dilaksanakan dimana?

Saya akan hadir kampanye di sekitar 12 sampai 14 titik. Kita sesuaikan kampanyenya dengan kondisi daerah. Ada daerah tertentu yang dengan kampanye besar seperti ini belum tentu cocok. Kondisinya, misalnya, karena keterbatasan gedung atau ruangan yang tidak cukup, kita sesuaikan.

Bagaimana dengan isu pejabat publik yang memanfaatkan jabatannya untuk kampanye?
Oh, itu kalau di PKS tidak perlu dihimbau, Mas. Makanya, kita menganjurkan pejabat daerah yang ingin kampanye untuk cuti, supaya tidak ada conflict of interest (konfik kepentingan) dari awal"

PKS tidak punya boarding pass untuk capres. Siapkah PKS berkoalisi?
Kalau boarding pass, ini kan hasil survei sementara. Pemilunya sendiri kan belum pasti. Soal apakah PKS siap berkoalisi, PKS pada dasarnya terbuka berkoalisi dengan semua partai politik yang ada di Indonesia. Dan, kalau Anda lihat selama 10 tahun terakhir, ini kan koalisi dengan partai nasionalis. Kita juga sudah berkoalisi dengan PDI-P di pilkada gubernur di Bali. Dengan semua partai, kita punya pengalaman koalisi.

Berapa dana kampanye yang digunakan?
Ini konsepnya patungan. Kader-kader maupun caleg patungan. Misalnya bis, ada satu orang yang menanggung satu bis. Ada orang yang menanggung makan.

Jumlah dana dari PKS?
Kita tidak bisa hitung, karena semua adalah patungan dari kader.

PKS mengangkat mahasiswa untuk kampanye, karena massa pemuda besar di Indonesia?
Oh, iya. Dengan “Gesit” atau gerakan silaturahim, kita sangat terbantu dengan kader-kader dari pelajar dan mahasiswa, tapi kalau jurkam, kita sesuaikan dengan daerah masing-masing.

Pak, pendapatnya tentang capres muda?
Komitmen PKS adalah mendorong generasi muda untuk maju, karena itu capres yang kita usung dari orang-orang muda. Kami sepakat dengan himbauan Pak Habibie, pemimpin Indonesia harusnya berada di batasan umur 40-60 tahun. Walaupun itu tidak mutlak, kami sepakat dengan himbauan beliau.