Showing posts with label Kampanye Pilgub Lamoung. Show all posts
Showing posts with label Kampanye Pilgub Lamoung. Show all posts

Friday, March 28, 2014

Di Pasar Dwikora, Mukhlis Basri Menyamar Sebagai Petani Rampai

Mukhlis di Pasar Dwikora, Lampung Utara

Lampung Utara--Calon wakil gubernur Lampung  Mukhlis Basri, Jumat (28/03) mengujungi  pasar Dwikora Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara. Mukhlis memulai kunjungannya  dengan bercanda  dengan para pengunjung dan pedagang di pasar yang didominasi oleh suku Semendo itu.

Mukhlis mengaku  saat ini bukan Bupati Lampung Barat melainkan petani rampai yang sedang mencalonkan diri menjadi wakil gubernur Lampung.

"Aku ni bukan Bupati Lampung Barat, aku ini petani rampai yang hendak jadi wakel gubernor Lampung, make aku ke sini  nak minta tolong dulur-dulur dan kance-kance segale supaye dukung dan pilih Berlianmu nomor urut 1 di pilgub 9 April 2014 kagek," ujarnya dalam bahasa Semendo.

Candaan sekaligus permohonan Mukhlis itu direspon positif oleh pedagang dan pengunjung pasar dengan meneriakan " Hidup Mukhlis... Hidup Mukhlis"  dan dibalas oleh mukhlis dengan kalimat Alhamdulillah..

Pada kesempatan itu Mukhlis  menyoal situasi masyarakat saat ini yang dinilainya bertambah sulit. Dia juga mengimbau kepada warga jika ada pasangan cagub-cawagub Lampungr yang membagi-bagikan uang dan sembako untuk diambil.

"Ndak ape-ape ambek bae itu rezeki, tapi biasonyo wong suka ngenjuk nak balekannyo," katanya.

Menurut dia, saat mencalonkan diri di Jakarta, Jokowi tak pernah membagi-bagikan uang dan sembako. Tapi mantan Kali Kota Solo itu tetap terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. "Belum 100 hari tapi masyarakat sudah punya kartu pintar dan sehat sehingga tidak perlu khawatir tanpa adanya keraguan akan pembangunan di wilayah tersebut," ujarnya.

Sebab  itu,  Mukhlis mengaku  tidak perlu takut meskipun banyak yang sudah membagi-bagikan sembako, uang dan lainnya.

"Saya yakin masyarakat akan semakin cerdas dalam menentukan pilihan pemimpin," kata dia. Kemudian rombongan melanjutkan 'blusukan' ke Pasar Bukit Kemuning serta sholat berjamaah di Masjid Agung Baiturrahman kecamatan setempat. (Z. Mutaqin)

Tuesday, March 25, 2014

Kampanye Pilgub: Di Pringsewu. Mukhlis Basri Blusukan ke Kampung dan Sawah

Adi Nur Pracoyo/Teraslampung.com

Mukhlis Basri bertemu warga Pringsewu di sawah.
Pringsewu—Strategi kampanye menemui warga secara langsung dilakukan calon wakil gubernur Mukhlis Basri. Setelah blusukan di Lampung Selatan,hari ini (Selasa, 25/3), Mukhlis menemui warga sejumlah desa di Pringsewu.  Tak hanya di perkampungan, Mukhlis juga menyambangi warga yang sedang berada di sawah dan kebun. Tak lupa,ia membagikan kaos bergambar cagub Berlian Tihang dan dirinya dengan logo partai banteng gemuk (PDIP.)

Mukhlis meyakini, cara itu lebih efektif meski juga dilakukan cagub-cawagub lainnya.

"Menyapa langsung warga akan lebih efektif  karena saya bisa memperkenalkan diri dan bertatap muka dengan penduduk. Tatap muka juga memugkinkan saya bisa mendengarkan aspirasi mereka,” kata dia.

Mukhlis mengaku, waktu yang pendek untuk meyosialisasikan pencalonan dirinya harus bisa dimanfaatkan seefektif  mungkin. Ia pun mengaku tidak takut dengan tebaran gula dan sembako yang dilakukan kandidat lain.

“Saya tidak punya pabrik gula dan uang tak terbatas untuk membagi-bagikan uang dan beras,” kata dia.

Meskipun yang diberikan warga hanya kaous—yang mungkin juga dilakukan kandidat lain—Mukhlis tetap yakin warga desa masih punya hati nurani dan nalar yang baik.

Saat menyambangi warga, Mukhlis tampak acap ngobrol santai dengan warga desa. Banyak warga desa yang mengeluhkan infrastruktur jalan dan irigasi yang buruk. Tak kurang pula banyaknya warga yang meminta adanya sarana pendidikan dan kualitas pelayanan kesehatan.

“Semua itu menjadi masukan yang sangat berharga. Ini menjadi bekal berharga kalau Pak Berlian Tihang dan saya terpilih sebagai gubernur. Pasti, Infrastruktur jalan,  pendidikan, dan kesehatan akan menjadi prioritas utama kami,” kata dia.

Menurut Mukhlis, daerah yang kini dipimpinnya, Lampung Barat,  sudah menerapkan sistem pendidikan, kesehatan gratis serta pembangunan jalan bekerja sama dengan masyarakat,.

“Mudah-mudahan program-program ini bisa diterapkan di Provinsi Lampung. Makanya, jangan salah salah pilih pemimpin pada pemilu mendatang sehingga  pembangunan dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat semua,” kata dia.