Showing posts with label Kecelakaan Lalu Lintas. Show all posts
Showing posts with label Kecelakaan Lalu Lintas. Show all posts

Wednesday, June 11, 2014

Truk Tabrak Bengkel, Satu Orang Tewas



Naquib Revolusi/Teraslampung.com

Lampung Utara—Diduga sopir ngantuk, sebuah truk bermuatan puluhan karung kopi menabrak bengkel sepeda motor milik Mulyono di Kelurahan Mulangmaya, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kamis (12/6) pagi. Satu orang bayi di bawah lima tahun (balita) tewas tertimpa muatan.

Ika (4 tahun) meninggal dunia tertimpa puluhan karung biji kopi yang diangkut truk dari arah Palembang, Sumatera Selatan, menuju Bandarlampung. Sahri, orang tua Ika, sangat sedih menyaksikan putrinya yang meregang nyawa.

Sejumlah saksi mata di lokasi mengatakan, sebelum kecelakaan Ika dan Sahri akan ke pasar. Namun keduanya mampir ke bengkel sepeda motor milik Mulyono yang tak jauh dari rumahnya. Maksud hati ingin memperbaiki rem kendaraan roda duanya.

Belum sempat membuka baut sepeda motor, tiba-tiba truk bermuatan sedikitnya 20 ton biji kopi menyeruduk dan menabrak bengek sepeda motor tersebut. Akibatnya, korban yang berada di lokasi tertimpa puluhan karung biji kopi.

“Sopir truk kayaknya ngantuk, truk oleng dan menyeruduk bengkel,” kata warga setempat.

Sementara Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Endhi Pratama, menduga kuat kecelakaan terjadi akibat sopir mengantuk. Truk terlihat berjalan zagzak sebelum menghantam bengkel.

Meski sopir truk malarikan diri setelah terjadi kecelakaan, namun polisi sudah mengamankan kendaraan penyebab kecelakaan.

Akibat kecelakan ini, jalur lintas tengah Sumatera sempat macet sepanjang lima kilometer. Kemacetan baru terurai setelah polisi mengevakuasi korban dan kendaraan.



Thursday, June 5, 2014

Mahasiswi Poltekes Tewas Terlindas Truk

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG - Selfianda (19), mahasiswi semester dua Poltekes Bandarlampung, tewas di tempat kejadian dengan kepala remuk akibat terlindas kendaraan di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), dekat minimarket Fitrinov Hajimena Natar Lampung Selatan. Jumat (6/6) sekitar pukul 09.30 WIB.

Iman (28), saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih dari arah Kemiling tujuan Kampus Poltekes. Saat di tengah perjalanan, tepatnya di jalan lintas Sumatra dekat minimarket Fitrinov, tidak jauh dari Bundaran Hajimena, Natar,  korban terjatuh.

"Korban sebelumnya menyalip saya, lalu menyalip mobil yang tengah berhenti di depannya. Karena saat menyalip antrean padat, motor yang dikendarai korban menyenggol mobil yang disalip di depannya. Nahas, korban terpeleset, dan seketika itu korban terjatuh. Badan korban masuk di kolong truk fuso. Korban langsung terlindas  trukmobil itu,” kata Iman.

Tak lama berselang usai kejadian Petugas kepolisian yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan Jenazah korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moelok untuk di visum.

Kapolsek Natar Kompol Yohanes Agustiandaru membenarkan, peristiwa terlindasnya korban Selfianda (19). Diketahui korban adalah seorang Mahasiswi semester dua Poltekes.

Menurut Yohanes, warga Jalan Patimura No.3 Sumber Rejo Kemiling itu saat mengendarai motor Honda Beat warna putih nopol BE 4334 AE menabrak mobil truk fuso warna oranye Nopol BA 8591QU. Saat itu juga korban tewas dilokasi kejadian.

"Korban mengalami luka parah di bagian kepala. Tidak ada luka lain selain dikepala, bagian kepala hancur, Motornya tidak rusak. Hasil olah TKP petugas Polsek Natar dan keterangan  beberapa saksi, sementara disimpulkan kecelakaan terjadi karena korban menyalip lalu ngerem mendadak. Kemudian korban jatuh dan masuk  ke kolong truk," kata  Agustiandaru.


Sunday, June 1, 2014

Mobil Rombongan Wisuda Tabrakan, 5 Penumpang Tewas

Ilustrasi tabrakan mobil
CIREBON, Teraslampung.com - Lima penumpang minibus tewas setelah kendaraan itu menabrak truk di Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (1/6/2014). Kendaraan naas itu melaju dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Lima korban tewas adalah Ane Oktaviane (32) dan Siti Karimi (85), warga Desa/Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Yayan Widiantoro (58) dan istrinya Titin Rahtina (56), asal Indramayu, Nani Rahmini (60) warga Kelurahan Geger Kalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

“Saksi yang kami mintai keterangan menyebutkan, kecelakaan maut yang menewaskan lima orang pengendara minibus jenis kijang dari arah Jawa Tengah, menuju Jakarta akibat mobil tersebut oleng menghantam truk tronton dari arah berlawanan,” kata Kapolres Cirebon AKBP Dani Kustoni, di Cirebon, Minggu (1/6).

Menurut Dani beberapa saksi mengatakan kecepatan minibus dari arah Jawa Tengah cukup tinggi, diduga keluar jalur utama akibat sopir kendaraan tersebut ngantuk.

“Mobil kijang tersebut membawa rombongan keluarga usai menghadiri wisuda di Yogyakarta, hendak pulang ke Indramayu,” katanya.

Selain menewaskan lima orang penumpang,  dua penumpang lainnya dilarikan ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon dalam kondisi kritis.

Sesaat setelah kecelakaan dan proses evakuasi para korban, arus lalu lintas  di jalur Pantura di ruas Cirebon-Indramayu menuju Jakarta dan Jawa Tengah macet hingga menyebabkan antrean sepanjang lima kilometer.

Monday, May 19, 2014

Bus Puspajaya Terperosok ke Jurang: 7 Luka Berat, 14 Luka Ringan

Mas Bowo/Teraslampung.com


Kasat Lantas AKP Juli
Terbanggi Besar—PO Bus Puspajaya jurusan Kotabumi-Bandarlampung terperosok ke jurang Way Pengubuan, Kampung Terbanggibesar, Lampung Tengah, Senin (19/5).

Akibat kecelakaan itu,dari 32 penumpang, tujuh orang di antaranya mengalami luka berat dan 14 lainnya luka ringan. Semua penumpang yang terluka dirawat di RS YMC.

Kasat Lantas Polres Lamteng AKP Juli menjelaskan, Bus Puspajaya Nopol BE 2422 CU yang dikemudikan Supriyanto (50) dari arah Kotabumi, Lampung Utara, melaju kencang dan berusaha mendahului sebuah kendaraan lain.

Sementara dari arah sebaliknya, mobil Ertiga Nopol BE-2313 yang dikemudikan Erwansyah (42) juga melaju kencang. Akibatnya, tabrakan tak terhindarkan.

Usai menabrak Ertiga, Bus Puspajaya yang berpenumpang 32 orang itu masuk jurang (anak sungai Melinting) di Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah. Semua penumpang dan sopir yang terluka kini dirawat di RS YMC.

"Pengemudi Ertiga mengalami luka di kaki, sementara pengemudi Bus lecet di kepala. Totalnya yang terluka 21 orang, tujuh luka berat dan 14 luka ringan," jelas Kasatlantas AKP Juli.


Editor: Isbedy Stiawan ZS