Showing posts with label Download. Show all posts
Showing posts with label Download. Show all posts

Thursday, May 15, 2014

Inilah Anggota DPRD Lampung Tengah Terpilih 2014-2019

Jatah Ketua DPRD untuk Partai Golkar


Siti Qodratiun Aulia /Mas Bowo/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG--Pada Selasa lalu (13/5) KPUD Lampung Tengah menetapkan perolehan kursi hasil Pemilu 2014. Sidang pleno KPUD Lampung Tengah tanpa dihadiri mantan ketua KPUD Hendra Fadilah berlangsung lancar.

Hasilnya: Partai Golkar masih menunjukkan dominasinya dengan meraih 110.365 suara (16 %), disusul PDIP 108.072 suara (16,54 suara). Gerindra  99.969 (15 %), Demokrat 74.366 suara (11, 38 %), PKS 63.908 suara (9,78 suara), PKB 57.946 suara (8,78 suara), PAN 42.104 suara (6,44%), PKPI 30.535 suara (4,67 %), Hanura 27.025 suara (4,14 suara), PPP 18.963 suara (2,90 %),Nasdem 18.707 suara (2,86 %), dan PBB 1.417 suara (0,22 %).

Lampung Tengah menyediakan 50 kursi untuk DPRD setempat. Berdasarkan perolehan suara caleg dan suara parpol, setelah dihitung dengan rumus baku yang ditetapkan KPU, maka Golkar memperoleh 9 kursi, PDIP 9 kursi, Gerindra 9 kursi, Demokrat 5 kursi, PKS 5  kursi, PKB 5 kursi, PAN 3 kursi, PKPI  2 kursi, Hanura 1 kursi, dan PPP 1 kursi. Sementara Nasdem dan PBB tidak mendapatkan kursi.

Yang menarik, meskipun total suara Gerindra di bawah PDIP dam Golkar, tetapi perolehan kursi ketiga partai itu sama, yakni 9 kursi.Meski jumlah kursinya sama, tetapi dengan pertimbangan perolehan suara Golkar lebih banyak dibanding PDIP dan Gerindra, maka jatah ketua DPRD Lampung Tengah 2014-2019 tetap akan jatuh ke partai beringin.

Selain menunjukkan kekuatan Golkar, hasil Pemilu 2014 di Lampung Tengah juga menyiratkan satu hal; yakni kehadiran Ketua Dewan Penasihat Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam kampanye di Lampung Tengah kurang berdampak untuk mendongkrak suara Demokrat. Barangkali, hal itu disebabkan ‘akar’partai beringin yang memang sedemikian kuat di Lampung Tengah. Atau, mungkin saja ketokohan duet Bupat-Wakil Bupati yang berasal dari Golkar—Pairin dan Mustafa—masih berpengaruh bagi pemilih di Lampung Tengah.

Berikut Daftar Anggota  DPRD Lampung Tengah Terpilih 2014-2019:

Dapil Satu :

1. Muhammad Nasir, SE ( PKB) 2.105 suara
2. Sukarman, S. Si ( PKS) 3.617 suara
3. Hi, Joni Hardito, ST. Mm ( PKS) 6.788 suara
4. I Wayan Darma, A.Md ( PDIP) 4.858 suara
5. H.Rusliyanto, SE. MM ( PDIP) 3.863 suara
6. Hi. Achmad Junaidi Sunardi, SH ( Golkar) 4.480 suara
7. Febriyantoni( Golkar ) 3.242 suara
8. Misrol Hapi, SE ( Gerindra ) 2.837 suara
9. Zainuddin SE. MM ( Gerindra ) 5.548 suara
10. Hi.Syamsir Firdaus, SE ( Demokrat ) 8.702 suara
11. Bonanza Kusuma, SH ( PAN) 1.666 suara


Dapil Dua: 

1. Mudasir, A. Md (PKB) 2.619 suara
2. Muhammad Ghofur, S. Si (PKS) 3.006 suara
3. Wahyudi (PDIP) 2.710 suara
4. Rony Ahwandy ( Golkar ) 4345 suara
5. Pindo Sarwoko, SE ( Golkar ) 3.924 suara
6. Saenul Abidin ( Gerindra ) 5.379 suara
7. Slamet Widodo( Gerindra) 2.918 suara
8. Hi, Saifulloh Ali KM, SE ( Demokrat ) 4.126 suara
9. Drs, Hi. Ali Imroin ( PAN) 3.019 suara
10. Agus Riyanto, SE (PPP) 2.402 suara

Dapil 3: 

1. Syamsudin ( PKB) 2.681.suara
2. Purismono ( PKS) 2.826 suara
3. Raden Zugiri, SH ( PDIP) 5.128 suara
4. Hakki (PDIP ) 4.520 suara
5. Bunyana (Golkar ) 4.939 suara
6. Riagus Ria, SE ( Gerindra ) 1.933 suara
7. Hi. Singa Ersa Awangga ( Demokrat ) 5.928 suara
8. Jahri Effendi ( PAN ) 2.850 suara

 Dapil 4 : 

1. K.H. Slamet, S.Pd.I (PKB) 2.357 suara
2. dr. Evinitria (PKS) 2.905 suara
3. J. Natalis Sinaga (PDIP) 7.764 suara
4. Sumarsono (PDIP) 2.307 suara
5. Yulius Heri Susanto, SE, (Golkar) 3.465 suara
6. I Wayan Subawa, SE (Golkar) 4.157 suara
7. Musa Ahmad, S. Sos ( Gerindra ) 8.935 suara
8. Firdaus Ali, S.Sos ( Gerindra) 4.089 suara
9. Hi. Heri Sugianto, SH ( Gerindra ) 3.942 suara
10. Anang Hendra Setiawan, S.Pt, M.M. (Demokrat ) 3.499 suara
11. Muhlisin Ali (Hanura) 4.596 suara
12. Aris Wanto, SE ( PKPI) 4.474 suara

Dapil 5: 

1. Iskandar, SH (PKB) 5.679 suara
2. Gatoto Sugianto, SE (PKS) 1.958 suara
3. I Kade Asian Nafiri (PDIP) 4.077 suara
4. Wayan Suwartame(PDIP) 4.800 suara
5. Made Arka Putra Wijaya(Golkar) 4.585 suara
6. Drs. I Nyoman Sukedana (Golkar) 3.809 suara
7. Ir. Latief (Gerindra ) 4.275 suara
8. Dedi D Saputra, S.T.(Demokrat) 3.054 suara
9. Muhammad Soleh Mukadam (PKPI) 4.546 suara

Wednesday, April 23, 2014

Inilah Hasil Perolehan Suara Lengkap Caleg DPRD Lampung di Dapil Lampung Timur

PDIP, Gerindra, PAN Dapat 2 Kursi 


Bandarlampung, Terasalampung--PDIP, Partai Gerindra, dan PAN memastikan mendapatkan dua kursi di DPRD pada Pemilu 2014 kali ini. Sementara Golkar, PKS, PKB, Nasdem, dan Partai Demokrat masing-masing memperoleh 1 kursi.

Kursi yang didapatkan PDI berkat perolehan suaranya yang mencapai 89. 105 suara. Partai Gerindra membukukan 69.569 suara, sementara PAN meraup sebanyak 69.310 suara.

Noverisman Subing, mantan Wakil Bupati Lampung Timur yang kini menjadi caleg DPRD Lampung dari PKB di daerah pemilihan Lampung Timur dipastikan mendapatkan kursi di DPRD Lampung. Pada pleno penghitungan suara di KPU Lampung Timur dan KPU Lampung memperolah suara sebanyak 21.645 dari 52.072 suara yang diperoleh PKB di Lampung Timur. Mantan anggota DPRD Mingrum Gumay dari PDIP juga dipastikan lolos.

Di Dapil 'keras' ini, caleg yang memperoleh suara tertinggi adalah Asmara Dewi dari PAN (38.675), disusul Mingrum Gumay (PDIP),dan  Rudi Hidayat (NasDem,22.758 suara).

Caleg yang perolehan suaranya di atas 15 ribu antara lain  Ketut Erawan (PDIP, 16.436 suara), Murdiansyah Mulkan (PKS, 15.018), Mega Putri Tarmizi (16.193), Eddi Hamim (Gerindra, 25.290 suara), dan Yandri Nazir (Demokrat, 16.901)

Jumlah suara sah seluruh parpol  pada Pemilu 9 April 2014 di Lampung Tmur adalah 519.145 suara.
Jumlah kursi yang tersedia di Lampung Timur untuk DPRD Lampung = 10 kursi.
Dengan begitu, maka bilangan pembagi pemilih (BPP) adalah 519.145:10 = 51.914.

Perolehan suara masing-masing partai, kemungkinan jumlah kursi, dan kemungkina caleg yang mendapatkan kursi di DPRD Lampung di daerah pemilihan Lampung Timur adalah sebagai berikut:

  1. Nasdem 52.072 suara =1 kursi = Rudi Hidayat (atau Garenca Reza Pahlevi?) (lolos)
  2. PKB 52.776 suara= 1 kursi = Noverisman Subing (lolos)
  3. PKS 49.584  suara= 1 kursi = Murdiansyah Mulkan
  4. PDIP 89.104 suara= 2 kursi = Mingrum Gumay, Ketut Erawan (lolos)
  5.  Golkar 43.302 suara= 1 kursi = Mega Putri Tarmizi (lolos)
  6. Gerindra 69.569 suara= 2 kursi = Eddi Hamim, .... (lolos) 
  7. Demokrat 53.459 suara= 1 kursi= Yandri Nazir
  8.  PAN 69.310 suara=2 kursi = Asmara Dewi, (plus Saad Sobari?)
  9. PPP 22.127 suara = 0 kursi
  10. Hanura 12.554 suara= 0
  11. PBB 3.050 suara= 0 kursi
  12. PKPI 2.245 suara= 0 kursi
Perolehan Suara Lengkap Caleg DPRD Lampung di Dapil Lampung Timur bisa diunduh  di sini (catatan: sistematika berantakan karena hasil convert dari program Exel ke program PDF. Semua sumber data berasal dari KPU Lampung Timur):



Cara penentuan  kursi DPRD hasil Pemilu 2014 bisa dilihat di http://www.hitungkursipemilu2014.org/dprd.php

Monday, April 21, 2014

Inilah Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai dan Caleg DPRD Lampung di Way Kanan

Bandarlampung, Teraslampung.com--Rabu (22/4) KPU Lampung rencananya akan menggelar pleno penghitungan suara hasil Pemilu 9 April 2014. Seperti yang terjadi di KPU Kabupaten/Kota, diyakini pleno kali ini juga akan berlangsung 'keras' dan dijaga ketat oleh aparat layaknya mau ada perang.

Di luar soal 'kesigapan aparat' mengamankan jalannya pleno penghitungan suara, memang banyak  caleg yang benar-benar berjuang layaknya perang. Mereka harus menunggu di kantor KPU agar suaranya tidak berpindah ke caleg lain. Banyak pula caleg yang baru tahu proses pencurian suara setelah suaranya direkap di KPU.

"Padahal, proses pencurian dan praktik culas sudah terjadi di tingkat lebih bawah," kata Mahendra Utama, warga Gunungterang, Bandarlampung.

Di Kabupaten Way Kanan,  pleno penghitungan suara relatif lancar. Ketua KPU Way Kanan Iskardo Panggar mengatakan, selain lancarnya pleno penghitungan suara, pelaksanaan Pemilu dan Pilgub di Way Kanan juga relatif lancar dengan partisipasi pemilih yang bagus.

Sesuai hasil pleno KPU Way Kanan, hasil perolehan suara caleg DPR RI tidak jauh beda dengan caleg DPRD Provinsi. Artinya, di Way Kanan  Demokrat unggul atas partai-partai lain. Sementara Partai Gerindra dan PDI Perjuangan bersaingan ketat.

Berikut ini daftar lengkap perolehan suara partai dan caleg Pemilu 2014 untuk DPRD Provinsi Lampung di Kabuapeten Way Kanan:


Sumber: KPU Way Kanan

Baca Juga: Inilah Anggota DPRD Kota Bandarlampung Terpilih

Tuesday, April 8, 2014

DCT Kota Bandarlampung:Inilah Orang-Orang Nekat yang akan Dipilih Warga Tapis Berseri

Bandarlampung, Teraslampung.com--Beberapa jam lagi warga Kota Bandarlampung akan berbondong-bondong ke TPS untuk menunaikan haknya sebagai warga negara: memilih wakil rakyat yang akan duduk di kursi DPRD Bandarlampung.

Sebagian besar warga Kota Bandarlampung diyakini belum tahu daftar nama calon wakil rakyat yang akan dicoblos.Bahkan,pada Pemilu kali ini warga pusingnya dua kali lipat karena selain memilih caleg juga akan memilih calon gubernur-wakil gubernur.

"Saya hanya mendapatkan undangan milih caleg. Kenapa undangan memilih cagub tidak ada?" tanya Rohayati, warga Pengajaran, Bandarlampung.

Pertanyaan serupa diajukan banyak warga Bandarlampung. Menurut KPU Lampung, undangan mencoblos caleg bisa dipakai sekaligus sebagai undangan untuk pilgub.

Inilah daftar caleg DPRD Bandarlampung;

Tuesday, October 22, 2013

Moralitas dan Otonomi Menurut Imanuel Kant

Franz Magnis-Suseno (dok. salihara)
BANDARLAMPUNG, Teraslamppung.com - Immanuel Kant adalah filosof modern yang paling berpenga¬ruh. Pemikirannya yang analitis dan tajam memasang patok-patok yang mau tak mau menjadi acuan bagi segenap pemikiran filosofis kemudian, terutama dalam bidang epistemologi, metafisika dan etika.

Hidup Kant biasa-biasa saja. Ia lahir pada 1724 di kota Königsberg di Prussia Timur (yang sesudah Perang Dunia II dimasukkan ke Uni Soviet dan diganti namanya menjadi Kaliningrad). Ayahnya seorang tukang pembuat pelana. Berkat bantuan sanak-saudaranya ia dapat menyelesaikan studinya di Universitas Königsberg. Untuk mendapat nafkah hidup ia menjadi guru pribadi pada beberapa ke¬luarga.

Sementara itu ia menulis tentang pelbagai masalah dalam bidang ilmu pengetahuan. Sejak 1755 ia boleh mengajar di Univer¬sitas Königsberg, tetapi baru pada 1770 ia akhirnya menjadi profesor dan menerima gaji tetap. Ia tidak pernah akan meninggal¬kan kota Königsberg sampai ia meninggal dunia pada 1804.

Berikut ini adalah makalah seri Franz Magnis Suseno Kuliah Umum Filsafat Etika dari Yunani Klasik hingga Jawa di Teater Salihara, 09 Februari 2013,  Makalah ini juga menjadi bahan kuliah filsafat di STF Driyarkara. (Oyos HN)

Sumber: salihara