Showing posts with label Pilpres. Show all posts
Showing posts with label Pilpres. Show all posts

Thursday, June 5, 2014

Demi Tanah Adat, Tokoh Adat Sumsel Siap Menangkan Jokowi-JK

Ahmad Marhaen/Teraslampung.com

PALEMBANG- Seratusan tokoh adat mewakili 60 marga dari sebelas suku di Sumatera Selatan siap memenangkan pasangan Jokowi-JK sebagai Capres dan Cawapres RI 2014-2019.

“Mereka kini tengah melakukan sosialisasi ke masyarakat, terutama masyarakat adat,” kata Rustandi Adriansyah, Ketua BP AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) Sumatera Selatan, seusai melakukan doa bersama untuk Jokowi-JK, di kantornya, KM.5,5 Palembang, Kamis (5/6/2014) malam.

Dikatakan Rustandi, masyarakat adat di Sumsel, dipastikan sebagian besar akan memilih pasangan Jokowi-JK sebab mereka sudah tahu jika pasangan nomor urut 2 ini jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019, segera merealisasikan Keputusan MK No.35 yang isinya pengembalian lahan adat ke masyarakat, dan melahirkan UU Perlindungan dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat.

Sebagaimana diketahui, kata Rustandi, hampir semua masyarakat adat di Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan, hidup miskin dan terancam identitasnya, sebab tanah atau lahan adat buat mereka hidup dan tinggal telah dirampas oleh negara dan perusahaan-perusahaan perkebunan maupun industri lainnya.

“Menurut data kami ada satu juta lebih masyarakat adat di Sumsel menjadi korban pembangunan atau kehilangan akses terhadap hutan adat, sehingga berkonflik dengan perusahaan dan pemerintah,” katanya.

Sementara pasangan Prabowo-Hatta, kata Rustandi, meskipun memiliki visi dan misi mengenai kebudayaan dan reforma agraria, tapi memiliki konsep pembangunan yang diusung sangat mengancam masyarakat adat yakni MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi
Indonesia).

“MP3EI sangat membuka ruang pada penghancuran masyarakat adat, terutama tanah dan hutan adat,” kata Rustandi.

Sebagai informasi, suku yang ada di Sumsel antara lain Rawas, Rejang, Sekayu, Komering, Ogan, Lematang, Basemah, Gumay, Mesuji, Kayuagung, Palembang, dan Banyuasin. Kesebelas suku memiliki marga. Antara lain Bulang Tengah Suku Ulu, Bulang Tengah Suku Ulir, Rawas, Muararupit, Rupit Tengah, Rupit Ilir,Rupit Dalam, Tulang Pumpung, Sindang Kelingi Ilir.

Selain itu,ada  Batu Kuning, Sikap Dalam Musi Ulu, Tedajin, Kejatan Mandi Musi Ulu, Lintang Kiri Suku Sadan, Semidang, Kejatan Mandi Lintang, Lintang Kanan Suku Pinang, Lintang Suku Babatan, Pinggap, Lawang Wetan, Babat, Sungai Desa, Tana Abang, Lalan, Tungkal, Dawas, Bayat, Paku Sengkuyit, Sosoh Buay Rayap, Buay Pemuka Peliung, Buay Madang, Semendawai, Bengkulah, Penesak, Pegagan Ulu, Pegagan Ilir, Benakat, Tamblang Ujanmas, Tamblang Penanggiran, Kikim, Lintang, Gumay, Sri Tanjung (Sodong), Sirah Pulau Padang, Sugirawas, dan Palembang.

Wednesday, June 4, 2014

Pemilu 2014: Hasil Survai LSI, Jokowi-JK Unggul di Daerah Lumbung Suara

Jokowi-JK Unggul di 31 Provinsi, Prabowo-Hatta Unggul di DKI dan Banten


Bambang Satriaji/Teraslampung.com


JAKARTA - Meskipun kampanye hitam terus menyerangnya, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)- Jusuf Kalla (JK) hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan Jokowi-JK masih unggul sementara di lima wilayah atau provinsi.Kelima provinsi itu adalah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera.

"Sedangkan pasangan capres-cawapres lainnya, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa hanya unggul di dua provinsi, yakni Banten dan DKI Jakarta," kata peneliti LSI, Rully Akbar, saatt menyampaikan hasil survei Pemilu Presiden 2014 di Kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (4/6).

Menurut Rully, di Jawa Barat duet Jokowi-JK berhasil memperoleh dukungan 39,06 persen, sementara Prabowo-Hatta 29,96 persen. Di Jawa Tengah, Jokowi-JK mendapat 38,57 persen, Prabowo-Hatta mendapatkan 15,54 persen.

"Di wilayah Jawa Timur, elektabilitas duet Jokowi-JK sebesar 31,71 persen, Prabowo-Hatta sebesar 21,49 persen. Di Sumatera Utara, elektabilitas Jokowi-JK mencapai 48,16 persen, sementara elektabilitas Prabowo-Hatta mencapai 16,38 persen," kata Rully.

Hasil survei LSI juga menunjukkan bahwa di ‘kandang Kalla’, yakni Sulawesi Selatan, pasangan Jokowi-JK memperoleh dukungan sebesar 43,75 persen, sementara duet pasangan Prabowo-Hatta yang diusung oleh enam partai politik (Parpol) hanya memperoleh dukungan sebesar 19,25 persen.

Sebaliknya, di Jakarta, Prabowo-Hatta 35,0 persen, sementara Jokowi-JK sebesar 30,66 persen.Di Banten Prabowo-Hatta juga unggul 33,53 persen, sementara Jokowi-JK hanya 26,25 persen.

LSI memperkirakan dari 33 provinsi di Indonesia, hanya 7 provinsi yang kan jadi The Real Battlefield (arena pertarungan Pilpres 2014 sebenarnya), yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, lalu Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

Meski Jokowi-JK unggul, tetapi belum ada jaminan pasangan tersebut akan memenangkan pertarungan pada 9 Juli mendatang. Sebab, jumlah suara mengambang alias calon pemilih yang belum menentukan pilihan masih sangat banyak.
Di Jawa Barat, misalnya, memang Jokowi - JK  meraih 39,06% dan Prabowo-Hatta hanya  29,96%. Namun, calon pemilih yang belum menenentukan pilihan sebanyak 30,98%. Di Jawa Tengah,  Jokowi-JK meraih  38,57%,  sedangkan Prabowo-Hatta 15,54%. Tetapi, orang yang belum menentukan pilihan jumlahnya mencapai 45,89%. Hal serupa juga terjadi di Jawa Timur. Di Jatim,  Jokowi-JK meraih 31,71%, Prabowo-Hatta 21,4% , sementara orang yang belum menentukan pilihan ada 46,80%.
Di Sumatera Utara,  Jokowi-JK mendapatkan dukungan 48,16% Prabowo-Hatta 16,38%. Sedangkan yang belum menentukan pilihan ada35,46% . Di Sulawesi Selatan, Jokowi-JK meraijh dukungan 43,75%, Prabowo-Hatta 19,25%, sementara yang belum memutuskan pilihan ada 37,00%.
Sementara Prabowo Hatta unggul di 2 provinsi yakni DKI Jakarta: Jokowi-JK 30,66% Prabowo-Hatta 35% dan 34,34% belum memtuskan, serta provinsi Banten: Jokowi-JK 26,25% Prabowo-Hatta 33,53% dan 40,22% belum memutuskan.

Sisa di 26 provinsi lainnya Jokowi-JK unggul dengan prosentase 32,76% Prabowo-Hatta 21,28% dan 45,96% belum memutuskan.

"Bahwa siapa yang bisa merebut pemilih yang mengambang (35%) dengan pencitraan figur yang lebih baik itu yang bisa memenangkan pilpres," tuturnya.

Menurut LSI, ketujuh provinsi tersebut sangat patut disebut sebagai arena yang sesungguhnya sebab di sana populasi pemilihnya mencapai sebesar 70 persen dari seluruh jumlah total pemilih nasional, dibanding dengan provinsi lainnya yang ada di Indonesia. Tujuh daerah itu selama ini dikenal sebagai lumbung suara dalam pemilu, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden. Partai dan capres yang menguasai di daerah tersebut dipastikan akan menang pemilu.

 Rully mengatakan, survei terbaru dari LSI ini, dilakukan pada awal Mei 2014 di 33 provinsi yang ada di Indonesia. Jumlah responden yang dipakai adalah sebanyak 2.400 orang. Dan survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka, dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini katanya sebesar 2 persen.

Tuesday, June 3, 2014

Pertemuan Ibu-Ibu Komunitas Pemilih Jokowoi: "Jokowi Itu Suami Ideal, Sederhana, Bertanggung Jawab..."

Ahmad Marhaen/Teraslampung.com


Joko Widodo
PALEMBANG - Sejumlah  ibu rumah tangga di Palembang menilai sosok Jokowi merupakan “suami ideal” bagi mereka. Jokowi yang dinilai lelaki yang bertanggungjawab, percaya diri, pintar, tapi sederhana dan tidak sombong.

“Sosok Pak Jokowi itu terjangkau oleh kami. Sebab kami tidak cantik, yang mungkin sulit mendapatkan suami seperti Ahmad Dani. Sosok Jokowi itu mirip suami kami. Dia bukan lelaki yang ganteng, gagah, kaya, cakep, jagoan, yang banyak dimimpikan banyak perempuan sekarang ini, tapi nyatanya tidak mungkin didapatkan perempuan seperti kami yang
miskin,” kata Ibu Mimin (49), warga Kertapati Palembang.

Kenapa Jokowi merupakan sosok suami ideal? “Ya, dia terlihat suka bekerja, bertanggungjawab, percaya diri, pintar, sederhana dan tidak sombong. Dan mungkin tidak terkena penyakit orang kaya, seperti suka korupsi, sombong, berjudi dan menggunakan narkoba,” katanya.

Ibu Mimin pun percaya sosok Jokowi dapat menjadi cerminan bagi kaum lelaki dari masyarakat Indonesia, khususnya dari masyarakat biasa.  “Ternyata tidak ganteng, gagah, dan kaya, dapat menjadi pemimpin. Asal hidupnya lurus, jujur, tegas, dan percaya diri atau tidak tergoda
dengan penyakit orang-orang kaya dan hebat itu,” katanya.

Pernyataan Ibu Mimin ini disampaikan saat diskusi atau pertemuan kampung yang digelar Komunitas Pemilih Jokowi (KPJ) di Kertapati Palembang, Selasa (3/6/2014).

Diskusi yang diikuti para ibu, yang sebagian dari kaum miskin kota ini, guna mengumpulkan berbagai aspirasi, yang kemudian akan disampaikan ke Jokowi.

“Kami tahu banyak pemilih yang belum menentukan pilihan. Tapi sebenarnya mereka sudah punya pilihan. Tapi lantaran tidak disentuh mereka menjadi riskan oleh kemungkinan pembelian suara. Kegiatan ini merupakan upaya menjaga sikap mereka menjadi tidak pragmatis,” kata
Ferdian Andreas Lacony, ketua KPJ.

Menurut Ferdian, target dari KPJ yakni para ibu rumah tangga dari kaum miskin di Palembang, yang umumnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau menjadi pedagang kecil di pasar atau membuka usaha kecil di rumahnya.

“Data yang baru kumpulkan belum banyak. Baru berkisar 800 ibu rumah tangga. Target kami tentu saja sebanyaknya. Dan semoga dari apa yang kami temui akan mampu menyebarkan apa-apa yang baik dari sosok Jokowi kepada masyarakat,” katanya.

Monday, June 2, 2014

Alex Noerdin: Prabowo-Hatta Bisa Kembalikan Kejayaan Sriwijaya

Ahmad Marhaen/Teraslampung.com

Alex Noerdin (dok thejakartapost)
PALEMBANG--Ketua Umum Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta Sumsel, Alex Noerdin, menyatakan seluruh masyarakat Sumatera Selatan siap memenangkan pasangan Prabowo-Hatta dalam Pilpres. Khusus kepada Hatta, Gubernur Sumatera Selatan itu berharap nantinya dapat mengembalikan kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

“Saya bersama 5,8 juta masyarakat di 17 kabupaten dan kota di Sumsel mengajak milih Pak Hatta sebagai Cawapres untuk periode 2014-2019,” kata Alex saat pelantikan Tim Pemenangan Sumsel Prabowo-Hatta di dibawah Jembatan Ampera Taman Nusa Indah, Senin (2/6/2014).

Alex berharap Hatta Rajasa mampu mengembalikan Indonesia, khususnya Sumsel, seperti masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya layaknya 1945 silam. "Saya bicara sebagai warga Sumsel, saya bangga warga Sumsel (HattaRajasa) menjadi Wakil Presiden," kata Ketua Partai Golkar Sumsel, yangmenjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta di Sumsel.

Alex mengatakan, mayoritas pemilih di Sumsel merupakan pemilih PDI Perjuangan. Meski demikian, dia mengaku tidak terlalu khawatir dengan hal tersebut. Menurutnya, pilihan masyarakat terhadap pasangan capres-cawapres nanti masih dapat berubah.

Pernyataan soal kebangkitan Sriwijaya ini diiyakan oleh H. Harris Tohir,  Ketua Umum Fromass Prabowo-Hatta, Minggu (1/6/2014).

Pernyataan Alex Noerdin ditanggapi H. Harris Tohir, selaku Ketua Umum Fromass Prabowo-Hatta, merupakan pernyataan harus direnungkan masyarakat Sumsel, khususnya Indonesia.

“Kita rindu sekali dengan kejayaan Nusantara, seperti di masa Sriwijaya. Mudahan saja pasangan Prabowo-Hatta merupakan pertanda kebangkitan tersebut, yang mana harus kita syukuri dan segera kita wujudkan. Caranya dengan memilih pasangan Prabowo-Hatta pada Juli mendatang,” ujarnya

Sunday, June 1, 2014

Sore ini, Prabowo Hadir di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim

Isbedy Stiawan ZS/Teraslampung

Bandarlampung—Calon Presiden Prabowo Subianto dancalon wakil presiden Hatta Rajasa dipastikan hadir pada acara Deklarasi dan Pengukuhan Tiam Koalisi Merah Putih Provinsi Lampung di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Senin (2/6) sekira pukul 16.00.

Persiapan untuk kehadiran Prabowo-Hatta sudah dimulai sejak pukul 09.00 pagi Senin (2/6). Sebuah tarup berukuran besar sudah dipasang di depan Gedung Sumpah Pemuda. Sepanduk ucapan dukungan atas nama Akbar Tandjung, Mahfud MD, dan Garuda di Dadaku sudah pula dipajang.

Petugas tampak sibuk. Merapikan kursi di bawah tarup, sementara pekerja lainnya menyiapkan ruangan gedung.

Salah seorang panitia di lapangan, memastikan capres-cawapres yang diusung Partai Gerindra, PAN, Golkar, PKS, dan juga Partai Demokrat ini akaan hadir untuk silaturahmi dan mengukuhkan Tim Koalisi Merah Putih Provinsi Lampung.

Deklarasi tim pemenangan Prabowo-Hatta ini akan dihadiri seluruh partai politik pengusung se-Lampung, tim pemenangan di kabupaten/kota, serta simpatisan dan pendukung Prabowo di daerah ini.

Semula Prabowo juga akan melanjutkan ke Sukadana, Lampung Timur untuk silaturahmi dan menerima gelar adat dibatalkan, karena kesibukan capres ini di Jakarta.

Deklarasi Tim Koalisi Merah Putih Provinsi Lampung, sore ini, ditargetkan akan dihadiri sekira 3 ribu pimpinan dan anggota tim “Selamatkan Indonesia” terdiri dari tim sukses tingkat provinsi, kabupaten-kota, sampai kecamatan.


Prabowo akan Berlaku Kesatria pada Pemilu 2014

JAKARTA, Teraslampung.com - Menghadapi Pemilu Presiden 9 Juli 2014 nanti, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa berjanji akan berlaku kesatria, Menang atau kalau pada Pilpres, merekaa berjanji akan menghormati apa pun hasilnya.
 “Menang atau tidak menang, kami bukan tipe dendam dan sebagainya. Jadi,  insya Allah kami akan menerima mandat dari rakyat (jika menang) dan mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo usai memaparkan visi misi di rapat kader Partai Demokrat, di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (1/6/2014).
Pada forum tersebut Prabowo mengungkapkan beberapa keinginan bila kelak menang di bursa Pemilu Presiden. Salah satunya adalah komitmennya untuk membela kepentingan nasional di Indonesia.
“Kalau kami menang, kami akan meneruskan program-program pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang selama ini dibutuhkan masyarakat Indonesia,” kata Prabowo.
Pada pengundian nomor urut pasangan capres-cawapres di Kantor KPU, Minggu siang (1/6), Prabowo-Hatta mendapatkan nomor urut 1, sementara Jokowi-Jusuf Kalla nomor 2, Pasangan Prabowo – Hatta diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, PBB, dan Partai Golkar.


80 Persen Petani Sumsel akan Pilih Jokowi-JK

Ahmad Marhaen/Teraslampung.com

Jokowi-JK (ilistrasi devianart)
PALEMBANG - Sekretariat Nasional Tani  Jokowi Sumatera Selatan meyakini dari 2 juta atau 80 persen petani di Sumsel akan memilih Jokowi-JK pada Pilpres 9 Juli 2014 mendatang.

"Sebanyak 80 persen dari 2 juta jumlah petani kita secara sporadis kita sentuh. Jadi sekitar 1,2 juta petani Sumsel kita dorong untuk memperjuangkan Jokowi," kata Ketua Seknas Tani Jokowi Sumsel Anwar Sadat, saat Deklarasi Seknas Tani Jokowi Sumsel di Hotel Paradise Jl. Kapten A Rivai, Palembang, Minggu (1/6/2014).

Menurut dia, Seknas Tani Jokowi Sumsel ini tidak terhubung dengan parpol pendukung Jokowi, meskipun tetap berkoordinasi.

"Kami akan mengkampanyekan Jokowi, mengkonsolidasikan dengan rapat akbar di kampung-kampung, mensosialisasikan Jokowi paham petani, pekerja keras. Pada saat hari H akan ikut memantau, mengawasi, dan meminimalisir," ujarnya.

Seknas Tani Jokowi mengaku memiliki alasan tersendiri menjatuhkan pilihan dukungan kepada Jokowi-JK. Menurut Anwar Sadat, salah satu alasannya adalah karena Jokowi berkomitmen bangun seribu desa mandiri motor penggerak, bangun bank-bank keuangan petani, pasar rakyat dengan tujuan beli hasil petani dengan harga memadai.

"Yang utama Indonesia dicekam konflik agraria. Hingga catatan 2013 ada 369 kasus. Intimidasi, pemenjaraan petani, aktivis agraria ditahan dan meninggal. Kita berkeyakinan Jokowi bisa memperjuangkan. Massa tani aktivis sudah sampaikan ke Jokowi soal agenda ini. Jokowirdikelilingi orang yang paham soal agraria. Jokowi akan melaksanakan reforma agraria (landreform)," kata Anwar Saddat.

Ia mengaku, Seknas Tani Jokowi di Indonesia termasuk di Sumsel memastikan mendukung secara sukarela. Dipastikan tidak didanai dari partai maupun Jokowi.

"Kawan-kawan ke Jakarta. Selanjutnya deklarasi di kabupaten basis kita, rapt akbar secara masif melibatkan anggota petani kita. Jokowi simbol harapan kebangkitan rakyat. Jokowi itu hanya bisa kalah kalau dibom atau dicurangi. Bom isu maupun bom sebenarnya," tandasnya.

Sebanyak 3.081 Tokoh Kampung dan Tokoh Dusun Siap Menangkan Prabowo-Hatta

Ahmad Marrhaen/Teraslampung.com

OGAN KOMERING ILIR - Sebagai wujud rasa syukur dan cinta terhadap pasangan Prabowo-Hatta,sekitar 3.081 tokoh kampung dan dusun di Sumatera Selatan siap memenangkan pasangan yang akan mengembalikan kejayaan Nusantara.

“Kami menilai pasangan Prabowo-Hatta, merupakan putra terbaik di Nusantara. Kami percaya pasangan ini akan mengembalikan kejayaan Nusantara jika mereka memimpin Indonesia,” kata H. Rohadi, tokoh masyarakat Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (1/6/2014).

Khusus Hatta Rajasa, kata Rohadi, merupakan putra Sriwijaya, yang selama puluhan abad ditunggu kemunculannya. “Dia dilahirkan di tanah yang dulunya merupakan cikal kelahiran Kerajaan Sriwijaya, yakni wilayah pesisir timur Sumatra,” katanya.

Hal ini dibenarkan Aryanto, tokoh masyarakat Pagaralam, “Karakter manusia Sriwijaya itu egaliter dan tidak primodial, makanya selama puluhan abad Kerajaan Sriwijaya mampu memakmurkan Nusantara ini,” katanya.

“Melihat kondisi Indonesia hari ini, kita membutuhkan tokoh yang secara lahirliah maupun mental merupakan perwujudan manusia Sriwijaya. Saya melihatnya ada pada sosok Hatta Rajasa,” ujarnya.

Sementara Muhammad Syarif dari Musi, menilai Hatta Rajasa merupakan sosok pemimpin yang lahir dari rakyat. “Dia muncul secara perlahan dari bawah. Bukan tokoh hasil rekayasa opini. Jadi, saya sangat percaya Hatta Rajasa lahir karena keinginan Tuhan dan doa para leluhur Nusantara, yang sedih melihat Indonesia yang terus mengalami ketidakadilan karena sikap primodial dan feodalistik,” katanya.

Tokoh Kampung dan Dusun Menjadi Jubir

Ke-3.081 tokoh kampung dan dusun yang tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, untuk memenangkan Prabowo-Hatta, baik di Sumatera Selatan, maupun di Indonesia, akan mengambil peran sebagai juru kampanye di masyarakat.

“Ini murni keinginan para tokoh masyarakat di Sumsel, yang ingin mendukung Pak Prabowo dan Pak Hatta. Guna mengoptimalkan dukungan tersebut, maka kami menghimpunnya dalam Forum Masyarakat Sumsel untuk Prabowo-Hatta (Formass untuk Prabowo-Hatta). Mereka akan menjadi juru kampanye Prabowo-Hatta di masyarakat,” kata H. Harris Tohir, selaku Ketua Umum Fromass Prabowo-Hatta, Minggu (1/6/2014).

“Mudahan suara, dukungan, doa mengalir dari seluruh aliran sungai dari puncak Dempo hingga ke lepas pantai timur Sumatera, yang kemudian mengalir di lautan Indonesia, dan menyentuh ratusan pantai di Nusantara, sehingga Prabowo-Hatta menjadi pemimpin nasional, untuk mengembalikan kejayaan Kerajaan Sriwijaya,” katanya.

Rencananya, ribuan tokoh kampung dan dusun, ini akan dideklarasikan pada pertengahan Juni 2014 ini. “Dalam deklarasi tersebut rencananya kita menghadirkan Prabowo-Hatta yang sangat dicintai masyarakat Sumsel,” katanya.

Pilpres 2014: Akhirya, Partai Demokrat Dukung Prabowo-Hatta

Prabowo menyampaikain visi-misi di depan para pengurus DPP Partai Demokrat di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (1/6).
R, Usman/Teraslampung.com

JAKARTA - Parta Demokrat akhirnya menyatakan sikap tegasnya untuk mendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hata Rajasa. Dukungan itu diberikan setelah Prabowo menyampaikan visi-misinya di depan jajaran petinggi Partai Demokrat,  di Hotel Sahit, Jakarta, Minggu (1/6).  Dengan masuknya Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu maka peluang Prabowo-Hatta untuk memenangkan pemilihan presiden pada 9 Juli nanti di atas kertas makin besar.

Ketua Dewan Harian Partai Demokrat Sjarif Hasan mengatakan visi misi yang disampaikan Prabowo dan Hatta sejalan dengan yang dijalankan Partai Demokrat  dalam sepuluh tahun terakhir.

Syarief meminta para kader Demokrat menyosialisasikan hal itu, meski belum secara resmi menyatakan mendukung koalisi Prabowo – Hatta di Pemilu Presiden 2014.

“Kesimpulannya, saya ingin mulai sekarang sosialisasikan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat bahwa visi misi capres Prabowo dan Hatta adalah segaris. Saya atas nama ketua Dewan Harian Parta Demokrat mengucapkan terima kasih pada Prabowo dan Hatta dan rekan-rekan saya sahabat saya, Prabowo Hatta insaAllah apa yan kami inginkan dan cita cita kan akan dikabulkan Allah Swt, selamat berjuang"  kata Sjarif.

Hal senada juga dikatakan Prabowo Subianto. Menurut Prabowo visi-misinya segaris dengan pemikiran Partai Demokrat dalam menghadapi permasalahan bangsa Indonesia. “Kita semua punya pemikiran yang sama untuk menghadapi rentetan kesulitan bangsa,” kata Prabowo usai memaparkan visi misi di hadapan kader Partai Demokrat.

Prabowo optimistis Partai Demokrat akan mendukungnya di Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

“Tentu kita ingin bergabung supaya sama,” ujar Prabowo.

Prabowo berjanji bila kelak menang di Pemilu Presiden, ia akan meneruskan cita-cita Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat.

“Apa yang sudah baik dilakukan Pak SBY kita pertahankan ke depan. Jadi pembangunan ini tak bisa sepotong-sepotong, pembangunan ini adalah perjalanan panjang,” katanya.

Sebelumnya, selain Prabowo-Hatta, DPP Partai Demokrat juga mengundang Jokowi-JK untuk menyanpaikan visi-misi di depan para pengurus DPP dan kader Partai Demokrat. Namun, Jokowi tidak  menyambut tawaran Partai Demokrat.

Pilpres 2014: Seribuan Buruh Bangunan dan Buruh Pelabuhan Palembang Dukung Jokowi-JK

Ahmad Marhaen/Teraslampung,com

PALEMBANG – Seribuan buruh bangunan dan pelabuhan di Palembang siap mendukung dan memilih  Jokowi-JK dalam Pilpres 2014. Mereka menilai program kerja yang akan dilakukan Jokowi-JK sangat berpihak pada masyarakat kecil.

“Setelah membaca visi dan misi dari dua pasangan capres dan cawapres, kami menilai visi dan misi Jokowi-JK sangat berpihak dengan kepentingan masyarakat kecil. Kami pun memutuskan memilih dan memenangkan pasangan tesrebut,” kata Bagus Eddy Gunawan, ketua Relawan
Buruh Bangunan dan Pelabuhan untuk Jokowi, Minggu (01/06/2014).

Selain itu, sosok Jokowi merupakan sosok pemimpin yang sederhana, tidak sombong, merakyat, saleh, “Yang membuktikan dia lahir dari rakyat. Bukan pemimpin yang dibentuk oleh kekuatan modal dan birokrat,” kata Bagus.

“Sebagai muslim, Jokowi berhasil membangun keluarga, jadi sangat wajar kalau dia akan memimpin sebuah bangsa. Pemimpin itu harus sukses di keluarga, baru sukses untuk masyarakat banyak,” ujarnya.

Sebagai dukungan, para buruh bangunan dan pelabuhan, telah melakukan pengumpulan dana yang akan diserahkan ke Jokowi-Jk yang akan digunakan sebagai dana kampanye.

“Dana ini akan disalurkan melalui nomo rekening yang dipublikasikan Jokowi-Jk,” katanya.

Menurut Bagus, sebaran buruh bangunan dan pelabuhan ini menyebar di wilayah Kalidoni, Kertapati, Gandus, Seberang Ulu I dan II, Tanjungapi-api dan Plaju.