Showing posts with label Penandatanganan Pakta Integritas Caleg Lampung. Show all posts
Showing posts with label Penandatanganan Pakta Integritas Caleg Lampung. Show all posts

Friday, March 14, 2014

Ini Dia Caleg yang Tanda Tangan Pakta Integritas

Dr. Siti Nurbaya (Partai Nasdem) menandatangani Pakta Integritas sebagai caleg Pemilu 2014, di Hotel Sahid Bandarlampung, Jumat malam (14/3). Kegiatan tersebut digelar Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Forrmappi) didukung Komite Anti Korupsi (Koak) Lampung.
Mas Alina Arifin/Teraslampung.com

Bandarlampung--Selain menjadi ajang perkenalan, silaturahmi, diskusi, dan curah pendapat, acara Penandatanaganan Pakta Integritas yang digelar Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia  (Formappi), Jumat malam (14/3) di Bandarlampung juga sebagai sosialisasi pentingnya integritas individu caleg dan komitmen caleg untuk berjuang secara baik dan akuntabel jika menjadi legislator.

"Kegiatan seperti ini perlu dikembangkan. Ini luar biasa, karena para caleg yang mungkin baru saja kenal dan  bertemu, berasal dari partai berbeda, secara bersama-sama berkomitmen untuk menandatangani Pakta Integritas. Penandatanganan Pakta Integritas tidak menjawab seluruh masalah terkait akuntabilitas politik, tetapi ini sangat perlu dilakukan," kata Lucius salah satu pengurus Formappi.
.
Penandatanganan pakta integritas oleh caleg DPR RI, DPRD I dan DPRD II. Dimulai dengan pembacaan Deklarasi Pakta Integritas yang dipimpin oleh Itet T. Soemarjanto (caleg DPR RI dari PDI-Perjuangan) yang diikuti oleh para caleg DPR RI, DPRD I dan DPRD II dan disaksikan oleh peserta Deklarasi Pakta Integritas.

Isi Pakta Integritas itu berupa deklarasi atau jani caleg untuk; (1) melaksanakan politik yang bersih dari politik uang dan transaksional, (2) peduli terhadap masyarakat dan lingkungan, (3) mendukung transparansi dan akuntabilitas politik dalam kampanye, (4) caleg yang melanggar siap menerima sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan secara sukarela. Caleg yang hadir tidak harus menandatangani Pakta. Para caleg yang menandatangani Pakta Integritas malam tadi ada 11 caleg DPR RI dan 3 caleg DPRD Lampung. Merereka adalah:

1. Djajat Sudrajat (Nasdem)
2. DR. Siti Nurbaya (Nasdem)
3. Itet T. Soejamantri (PDI P erjuangan)
4. Hj. Syahnidar H (Demokrat)
5. Hj. Ida Fatma Yuliana (PAN)
6. Irfan Nurdaya Djafar (PAN)
7. Muhammad Khadafi (Hanura)
8. Ismail (PBB)
9. FX. Karamoy (Hanura)
10. Eddy Setyoko (Hanura)
11. Ir. H. Vidi Galeno Syarief (Hanura) 

Sedangkan penandatanganan pakta integritas oleh DPRD Provinsi Lampung sebanyak 3 orang, yakni  :

1. Juanda Cahya Putra (Gerindra)
2. Erika (Nasdem)
3. Mahdalena (PBB)

Malam Ini, Para Caleg Lampung Tandatangani Pakta Integritas



Mas Alina Aridin/Teraslampung.com

Bandarlampung—Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menggelar acara Penandatangaanan Pakta Intregritas bagi calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi Lampung, dan DPRD Kabupaten/Kota di Hotel Sahid, Bandarlampung malam ini (14/3). Acara yang dihadiri oleh belasan caleg itu diisi dialog dengan pembicara Dr. Siti Juhro (peneliti LIPI) dan Ibrahim Z. Fami Badoh (Direktur Program Transparansi International Indonesia). Hadir juga aktivis NGO dan beberapa akademisi.

Beberapa caleg DPR RI yang tampak hadir. Antara lain Siti Nurbaya (Nasdem), Muhammad Khadafi (Hanura), Hj. Ida Fatma Yuliana (PAN), Ismail (PBB), Edi Setyoko (Hanura) Itet T Soemarjanto (PDI Perjuangan), Syahnidar (Demokrat), Ika N (Nasdem), Novi Balga (Nasdem), Grace Purwo Nugroho (PDIP), Irfan Nuranda Djafar (PAN), Muhammad Ranny (PDI Perjuangan), Juanda (Gerindra), FX. Karamoy (Hanura), Ir. H. Vidi Galeno Syarief (Hanura), Djadjat Sudradjat (Nasdem), Mahdalena (PBB)

Direktur Formappi, Sebastian Salang, mengatakan Penandatanganan Pakta Integritas merupakan upaya Formappi untuk mendorong akuntabilitas politik para caleg dan partai politik dalam Pemilu 2014. Pada forum itu para caleg diajak berkomitmen agar jika mereka kelak terpilih menjadi wakil rakyat benar-benar menjadi wakil rakyat yang berintegritas, tidak korup, dan menjalankan amanah rakyat.

“Penandatanganan Pakta Integritas tentu tidak menjawab seluruh masalah terkait akuntabilitas politik. Sebab, fakta memang masih menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia masih ditandai kuatnya iklim patronase, sentimen etnosentrisme dan religius, dan oligarki bisnis-politis. Rumah tangga partai masih sulit ditembus pengawasan publik,” kata Sebastian Salang.

Meski begitu, kata dia, akuntabilitas perlu menjadi sikap yang harus melekat pada wakil rakyat (termasuk caleg). “Salah satu sebabnya antara lain, pertama, karena kinerja legislasi hanya bisa ditunjukkan oleh pribadi-pribadi yang kompeten dan nyata-nyata mewakili kepentingam publik. Kedua, legislator seharusnya bukan hidup dari politik melainkan hidup demi politik sehingga akuntabilitas sudah melekat padanya. Dan ketiga, akuntabilitas politik merupakan bagian praksis kedaulatan rakyat,” kata dia. (Editor: Oyos Saroso HN)


Lagi Gula Putih Diduga untuk 'Money Politic' Pilgub Lampung Ditemukandi Lamtim

Bingkisan gula jelang Pilgub
Lampung Timur, Teraslampung.Com—Berton-ton gula bertebaran di sejumlah tempat di kota dan kabupaten di Provinsi Lampung menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung. Setelah di Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, dan Kota Bandarlampung, kini giliran Kabupaten Lampung Timur.

Pembagian bingkisan gula milik salah satu calon gubernur Lampung merambah hampir di seluruh Lampung Timur. Warga mengaku sudah menerima pembagian bingkisan gula tersebut. Sementara panitia pengawas (Panwas) Pemilu setempat sudah menerima laporan tertulis dari panwascam.

Menurut petugas panwascam, bingkisan gula tersebut secara terang-terangan dilakukan salah satu tim pemenangan cagub. Dalam bingkisan gula tidak tersebut,  hanya ada pesan bahwa pemberi gula itu dari salah satu cagub Lampung berbaju biru.

Pembagian gula gratis ini sebenarnya pernah dilakukan saat sosialisasi dan pengenalan cagub dan cawagub  pada Kamis 13 Februari 2014 lalu di Desa Karya Makmur, Kecamatan Labuhan Maringgai.

Ketua Panwas Lampung Timur Muhammad Teguh meminta seluruh anggota pengawas dari tingkat kabupaten, panwascam, sampai panitia pengawas lapangan ( PPL) bekerja maksimal dalam pengawasn pemilu maupun pilgub.
 
Paket Gula di Kotabumi
Sementara itu, gula tak bertuan juga menyerbu Lampung Utara. Salah satu ketua RT di Kelurahan Tanjung Aman mendapat bingkisan gula untuk dibagi-bagikan kepada warga setempat.

Tidak dijelaskan berapa banyak bingkisan gula yang diterima tiap ketua RT. Bingkisan gula itu juga langsung dibagi-bagikan. “Saya kebagian dua paket,” kata Ibu Yuli, warga Tanjung Aman, Kotabumi, Lampung Utara.

Baca Juga: Gula Putih itu Masih Menunggu Tuannya
Berita Terkait: Di Panjang dan Sumur Putri, 14 Ton Gula Dititpkan di Rumah Penduduk
Berita Terkait: Hanru Pilgub, Hantu Pileg